Pukul Siswa Kepsek AS Jadi Tersangka

Kepsek (tengah) saat di Mapolres Tuban
Kepsek (tengah) saat di Mapolres Tuban

kotatuban.com – Polres Tuban telah menetapkan menjadi tersangka terhadap Drs AS, Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu SDN, di Kecamatan Jatirogo, sebagai tersangka dalam kasus pemukulan terhadap salah satu siswanya, Senin (03/11)

Namun, meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemukulan terhadap AJM siswa kelas VI, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Kepsek tersebut. Pasalnya, kasus pemukulan tersebut merupakan kasus pemukulan ringan dengan ancaman hukuman dibawah lima tahun.

”Dari hasil pemeriksaan dan juga visum terhadap korban, kasus ini merupakan penganiayaan ringan. Pelaku hanya satu kali memukul korban,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengatakan, Kepsek AS tersebut dijerat dengan pasal 80 ayat 1 Undang-undang RI nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukumannya 3 tahun enam bulan penjara. ”Pelaku tidak bisa kita tahan karena ancaman hukuman dibawah lima tahun, dan saat ini dikenakan wajib lapor . Sedangkan, untuk proses hukum kasus ini masih terus lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban yang menjadi pendamping terhadap korban kekerasan anak tersebut menyatakan jika sebenarnya korban tidak hanya sekali itu dipukul oleh Kepala Sekolah tersebut. Bahkan kasus pemukulan sudah sering terjadi sejak korban masih duduk di bangku kelas 4 SDN tersebut.

”Sebenarnya sudah sering korban dipukul oleh Kepala Sekolah, tapi baru melapor kali ini. Selain itu siswa lain juga ada yang menjadi korban pemukulan, tapi tidak melapor,” terang Imanul Isthofiana, Direktur Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) Tuban.

Diberitakan sebelumnya, AJM, salah satu siswa SDN, di Kecamatan Jatirogo, menjadi korban pemukulan oleh Drs AS yang merupakan kepala sekolah SDN tersebut. Korban dipukul oleh Kepsek lantaran tidak memakai topi dan dasi saat pelaksanaan upacara bendera. (duc)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.