Rata-rata Pendapatan Parkir Berlangganan Rp600 Juta/Bulan

kotatuban.com – Pemerintah Kabupaten Tuban mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan parkir tepi jalan perbulan mencapai Rp600 juta. Pencapaian tersebut setelah Pemkab Tuban menerapkan parkir berlangganan bagi kendaraan bermotor mulai awal Septemer lalu.
Kepala bidang Pendapatan Pajak Lainya dan Dana Perimbangan, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kabupaten Tuban, Syamsul Arifin mengatakan,  hingga September realisasai pendapatan dari parkir sudah menembus angka cukup menggembirakan.
”Realisasi pelayanan parkir ditepi jalan umum sampai dengan sampai dengan saat ini lebih dari Rp1,4 miliar,” kata Syamsul.
Menurutnya, dengan pendapatan parkir berlangganan ditepi jalan ini akan meningkatkan PAD parkir yang cukup signifikan. Pendapatan tersebut jauh melampaui PAD parkir pada tahun 2016 lalu yang hanya Rp800 juta dalam setahun.
”Yang jelas PAD parkir berlangganan ini meningkat berkali-kali lipat,” tandasnya.
Sementara itu, terkait peningkatan pendapatan dari sektor pakir, Kepala Dinas Berhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, Muji Slamet mengungkapkan, selama penerapan berlangganan, yang tercatat dalam satu bulan ini, pendapatan dari sektor parkir tepi jalan sudah mencapai Rp663 juta, realisasi tersebut hampir mendekati realisasi satu tahun penerimaan pada 2016 yang hanya sekitar Rp800 juta.
”Itu dalam satu bulan, kita optimis jika rata-rata satu bulan bisa seperti ini, tidak sulit menyentuh angka pendapatan 2,5 miliar rupiah hingga akhir tahun ini,” ungkap Muji.
Dia menyadari bahwa pada tahun ini parkir berlangganan memang belum bisa maksimal, sebab penerapan baru beberapa bulan yang lalu, namun pada tahun 2018 mendatang pihaknya optimis penerimaan retribusi parkir akan jauh meningkat.
”Dengan jumlah kendaraan yang cukup besar, potensi retribusi parkir kita bisa sekitar 9 sapai 10 miliar rupaih,” pungkasnya. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban