Tak Daftarkan BPJS Karyawan, Perusahaan Terancam Dicabut Ijinnya

13 okt Pujiono 1kotatuban.com – Perusahaan yang mempekerjakan orang lain atau mempunyai karyawan wajib mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tuban, Pujiono saat ditemui kotatuban.com diruang kerjanya, Senin (13/10).

Menurutnya, terdaftar atau diikut sertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak tenaga kerja.

”Perusahaan atau usaha yang mempekerjakan orang lain wajib mengikut sertakan karyawannya kedalam BPJS Ketenagakerjaan,” terang, Pujiono.

Jika tidak mendaftarkan karyawannya, lanjut Pujiono mengatakan, perusahaan atau pemilik usaha dapat dikenakan sanksi. Baik sanksi administrasi ataupun saksi pidana. Untuk sanksi administrasi perusahaan yang tidak mengikutkan karyawannya BPJS bisa dicabut ijin operasinya.

”Ya, nanti jika ada perusahaan yang tidak mengikutkan BPJS Ketenagakerjaan kepada karyawannya kita bisa mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk mencabut ijin operasi perusahaan tersebut,” tandasnya.

Sedangkan, untuk sanksi pidana bagi pemilik perusahaan yang tidak mengikutkan program tersebut kepada karyawannya dapat diancam dengan kurungan penjara minimal lima bulan. Hal tersebut sesuai dengan undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja.

”Jadi semua perusahaan wajib mengikutkan BPJS Ketenagakerjaan kepada karyawannya, karena hal tersebut menjadi hak pekerja,” pungkasnya. (duc)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.