Tak Terawat Tanaman Jati Jokowi Mati

kotatuban.com – Pohon jati yang ditanam Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu pada Senin (28/11) lalu mati. Matinya pohon yang memiliki nama latin Tektona Grandis tersebut diduga kurang perawatan.

Pantauan kotatuban.com dilapangan, Selasa (06/12) pohon jati yang memiliki tinggi sekitar tiga meter yang ditanam Presiden Jokowi dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2016 tersebut tampak daunnya kering dan rontok.

Selain itu, pada pangkal pohon jati tersebut terdapat genangan air. Sehingga, pohon jati yang ditanam orang pertama di Indonesia tersebut pangkalnya membusuk. Tak hanya tanaman yang ditanam Presiden Jokowi saja yang mati. Namun, tanaman yang ditanam warga dilahan 23 hektar di dua desa yakni, Desa Tasikharjo dan Desa Sumurgeneng tersebut juga banyak yang mati.

”Banyak tanaman yang mati, mungkin terlalu banyak air. Selain itu juga habis ditanam seminggu yang lalu sampai saat ini sepertinya juga tidak dirawat,” ujar Mardani salah satu petani yang mengaku berasal dari Desa Tasikarjo.

Sementara itu, salah satu perangkat Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Bandi saat ditemui kotatuban.com dibalai Desa Sumurgeneng, mengaku tidak tahu menahu terkait penanaman pohon yang dihadiri Presiden Jokowi tersebut.

”Kita tidak tahu menahu. Karena dari awal kita juga tidak diajak komunikasi oleh Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) sebagai pelaksana kegiatan,” pungkasnya. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.