Tanggul Bengawan Kritis Ancam Pemukiman Warga

kotatuban.com-Sejumlah tanggul penahan sungai Bengawan Solo kritis. Tiga desa didua kecamatan yang ada di sekitar tanggul rawan kebanjiran saat musim penghujan memasuki puncaknya. Puncak musim penghujan diprediksi akan terjadi mulai pertengahan Desember mendatang. Saat itu dapat dipastikan volume air sungai terpanjang di pulau jawa itu akan meningkat.

Kepala BPBD Tuban Joko Ludiono
Kepala BPBD Tuban Joko Ludiono

“Seperti biasanya musim hujan akan meningkatkan volume air Bengawan Solo yang dapat meluber ke pemukiman jika tanggul penahan tidak mampu menahan air, terutama yang sudah mulai kritis, ” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)wa Kabupaten Tuban Joko Ludiono, Senin  (24/11).

Joko menyampaikan, tiga desa yang rawan terjangan banjir saat Begawan Solo meluap, yakni, di Kecamatan Plumpang masing-masing Desa Kedungrejo dan Bandungrejo, serta di Kecamatan Widang, Desa Tegalrejo .

“Sebagai langkah antisipasi, kami sudah mengkordinasika dengan Balai Besar Bengawan Solo, serta pemerintah Kabupaten Tuban,” kata Joko.

Namun demikian lanjut dia, pembuatan tanggul dan perbaikan belum dapat dlaksanakan saat ini dan baru akan realisasi pada tahun 2015 mendatang.” Sementara ini, petugas BBWS dibantu warga akan melakukan perbaikan darurat di tanggul yang kritis itu,” lanjut Joko.

Selain, penanganan terhadap tanggul kritis, sebagai langkah siaga bencana, BPBD juga telah mempersiapkan keperluan lain, diantaranya penyelamatan saat terjadi benc

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.