Wawasan Kebangsaan Peserta Tes CPNS “Jeblog”

image
Peserta tes CPNS

kotatuban.com – Para pelamar seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti seleksi sangat lemahdalam menjawab soal-soal tes pada wawasan kebangsaan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain saat meninjau tes CPNS dibeberapa tempat pada hari pertama, Senin (02/12). Menurutnya, berdasarkan tinjauan saat pelaksanaan tes ujian CPNS banyak peserta tes yang tidak lulus lantaran nilai wawasan kebangsaannya tidak memenuhi passing grade. 

”Saat kita meninjau di SMPN 6 Tuban peserta yang lulus pada wawasan kebangsaan hanya 60 persen. Bahkan, yang berada di SMAN 1 Tuban hanya 30 persen peserta yang lulus pada tes wawasan kebangsaan,” ungkap Noor Nahar, Rabu (3/12).

Menurutnya, sedangkan untuk tes IQ atau inteligensi dan tes kepribadian rata-rata nilai peserta cukup baik. Sedangkan, pada soal wawasan kebangsaan yang banyak adalah pengetahuan umum.

”Contoh soal misalnya seperti, produk hukum antara undang-undang dengan peraturan pemerintah lebih kuatan mana?. Ya soalnya terkait pengetahuan umum,” ujar Wabub mencontohkan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Nur Hasan, menjelaskan bahwa, dari 2049 peserta yang memperebutkan 52 formasi, dan sudah dinyatakan lulus administrasi, dan mengikuti tes CPNS dengan sistem CAT (Computer Assisted Test). Tes akan diadakan mulai 2 Desember 2014 sampai dengan 9 Desember 2014, di 4 sekolah yaitu, SMPN 6, SMAN 1, SMAN 3, dan SMKN 1.

”Setiap hari dibagi menjadi 3 gelombang dan setiap gelombangnya berisikan 20 orang peserta,” tuturnya.  

Menurutnya, pada sistem CAT, peserta yang mengikuti test CPNS menerima soal secara on-line, kemudian yang bersangkutan langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada. Kemudian secara langsung, jawaban yang diberikan oleh peserta test CPNS tersebut akan langsung masuk ke server atau database pusat.

”Dengan sistem ujian yang menggunakan CAT setiap peserta test CPNS akan langsung mengetahui skor atau nilai hasil ujian mereka setelah mereka selesai mengerjakan soal-soal test tersebut. Sistem tes seperti ini juga tidak bisa direkayasa sebab sistem komputer yang akan langsung memeriksa jawaban tiap peserta,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.