2018 Polres Tuban Tangani 3 Kasus Tipikor

kotatuban.com – Selama tahun 2018 Polres Tuban menangani 3 kasus tindakan pidana korupsi (tipikor). Jumlah kasus yang ditangani tidak jauh berbeda pada tahun sebelumnya.

“Selama satu tahun 2018 kemarin ada 3 kasus korupsi yang kita tangani, dan target telah terpenuhi,” kata Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Rabu (2/1).

Kasus yang pertama dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) sapi di Kecamatan Kenduruan, dan saat ini berkas tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik Polres Tuban. Dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tuban. 

Selanjutnya, dugaan korupsi yang menyeret juru parkir di kawasan Pantai Boom Tuban. Mereka diamankan karena memungut tarif karcis parkir tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan Pemiab Tuban.

Selanjutnya dugaan korupsi yang melibatkan tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tuban yang bertugas di wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Ketujuh abdi negara tersebut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Polres Tuban pada akhir bulan Agustus 2016 silam.

“Dua kasus telah kita limpahkan ke Inspektorat, dan nanti mereka akan mendapatkan hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dan kalau ditemukan pidana, maka akan dilimpahkan kembali untuk kita proses secara pidana,” beber AKBP Nanang panggilan.

Ia berharap di wilayah Tuban pada tahun 2019 ini tidak ada lagi kasus korupsi. Selain itu, tidak afa yang menyalahgunakan wewenang sehingga dapat merugikan orang lain maupun negara. 

“Kita memiliki harapan di Tuban tidak ada kasus korupsi lagi, termasuk zero miras, narkotika, dan kriminalitas,” tegas Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng itu.

Sebatas diketahui, modus yang dipakai dalam dugaan korupsi di wisata Pemandian Bektiharjo dengan tiga cara. Diantaranya dengan petugas tidak memberikan karcis kepada pengunjung yang sudah membayar.

Kedua, satu karcis untuk pengunjung dirobek dan diberikan ke pengunjung, sisa robekannya diberikan kepada pengunjung lain. Ketiga adalah dengan pengunjung dewasa diberi karcis bertarif anak – anak. (rto)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban