Bulan Ramadan Edarkan Karnopen

kotatuban.com – Bulan suci ramadhan seharusnya untuk menjadi momen mawas diri dan beribadah. Namun tidak begitu dengan apa yang dilakukan oleh pria yang berinisial DAT alias Kacep (32) warga Dusun Karangagung Timur, Tennis Nike France Desa Karangagung, Fjallraven Kanken Classic Kecamatan Palang.
Pasalnya,

  • Roshe Run Donna Bianche
  • pria kelahiran tahun 1985 tersebut pada bulan ramadhon ini masih nekat mengedarkan obat terlarang jenis karnopen. Sehingga, akibat perbuatannya,

  • air max 2017 verde donna
  • tersangka harus berurusan dengan Polsek Palang.

    ”Untuk tersangka pengedar pil karnopen itu saat ini sudah diamankan di Polsek Palang,” terang,

  • NIKE ZOOM ALL OUT
  • Kaubag Humas Polres Tuban AKP Elis Suindayati, Sabtu (03/06).

    Menurutnya,

  • Nike Foamposite One Uomo
  • penangkapan pengedar obat terlarang yang masuk dalam daftar G tersebut berasal dari informasi masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya transaksi jual beli karnopen tersebut. Kemudian Polsek Palang menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut.

    ”Setelah ada laporan dari masyarakat, Nike Air Huarache kemudian petugas mendatangi tempat dimaksud dan benar di tempat tersebut ada beberapa orang pembeli yang sedang membeli kepada terlapor kemudian unit Reskrim Polsek Palang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap terlapor,” ungkapnya.
    Menurutnya, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan 27 butir pil karnopen dan uang tunai dari hasil penjualan sebesar Rp 167.000 sebagai barang bukti. Selain itu, petugas juga masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.
    ”Tersangka dan barang bukti telah kita amankan, nike air max 2017 goedkoop untuk penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.
    Akibat perbuatan itu, kedua pelaku peredaran karnopen tersebut diancam dengan pasal 197 Subs 196 Undang – undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara.

    Print Friendly, PDF & Email

    Direkomendasikan untukmu

    About the Author: kotatuban