DPO Dibekuk Petugas Saat Berangkat Kerja

Tersangka saat di Mapolres Tuban
Tersangka saat di Mapolres Tuban

kotatuban.com – Petugas kepolisian dari Polres Tuban melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian hewan ternak, Minggu (17/07) lalu. Kedua tersangka tersebut berhasil dibekuk polisi tepat di Pos Polisi Boom Jalan Panglima Sudirman saat akan berangkat bekerja ke Sumatra.

”Kedua tersangka pencuri hewan ternak, berupa sapi itu berhasil kita tangkap saat naik mobil elf bersama 7 orang temannya di Pos Polisi Boom. Saat mereka akan ke Bandara Juanda, Surabaya, dan mereka akan pergi bekerja ke Sumatera,” terang, Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad kepada sejumlah wartawan, Selasa (19/07).

Diketahui, kedua pelaku pencurian sapi tersebut bernama Hartono (35) warga Desa Gesikan, Kecamatan Kerek, dan Nur Dakat (33) warga Desa Trantang, Kecamatan Kerek. Kedua tersangka tersebut melakukan pencurian dua ekor sapi milik Kisnan (55) warga Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek pada 13 Mei lalu.

”Dalam melakukan pencurian dua ekor sapi itu dilakukan oleh tiga orang. Dua orang berhasil kita tangkap setelah sebulan lebih menjadi DPO. Kemudian satu tersangka lagi hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas,” tandasnya.

Menurut pengakuan tersangka, lanjut Kapolres Tuban tersebut mengatakan, sapi tersebut dijual oleh teman tersangka yang sampai saat ini masih menjadi DPO, kepada orang yang tidak dikenalnya. Kedua tersangka tersebut mendapatkan bagian uang hasil penjualan sapi tersebut senilai Rp 800 ribu perorangnya.

”Katanya yang menjual sapi itu adalah tersangka yang masih DPO. Dan mereka berdua mendapatkan bagian Rp 800 ribu perorangnya,” ujar kapolres kelahiran Makasar tersebut.

Kedua tersangka pencurian hewan ternak tersebut diancam dengan pasal 363 ayat 1e dan 4e KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.