Kerugian Akibat Perampokan Sri Jaya Mencapai Rp 225 Juta

kotatuban.com – Kerugian Toko Sri Jaya, toko yang sekaligus menjadi gudang bahan makanan sembilan bahan pokok (Sembako) yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, akibat perampokan pada Sabtu (10/12) lalu, mencapai Rp 225 juta.

Selain itu, menurut keterangan pemilik toko Swiyono Siswanto (50) pelaku perampokan dan penganiayaan pada dirinya tersebut dilakukan oleh dua orang. Sedangkan, ciri-ciri pelaku perampok yang menganiaya dirinya memilik badan proporsional, masih muda, dan mata agak ke dalam.

”Menurut keterangan korban, pelaku masih muda-muda, dan dilakukan oleh dua orang. Selain itu, korban juga mengaku uang yang dibawa perampok tersebut sebanyak Rp 225 juta,” terang Kasubag Humas Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elis Suendayati, Selasa (13/12).

Namun, lanjut mantan Kapolsek Kerek tersebut mengatakan, bahwa sampai saat ini pihak kepolisian belum mendapatkan petunjuk secara pasti siapa pelaku perampokan toko milik warga Tionghua tersebut. Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

”Kita masih melakukan penyidikan terhadap kasus perampokan itu, termasuk meminta keterangan korban dan beberapa orang saksi kasus itu,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Toko yang sekaligus menjadi gudang bahan makanan sembilan bahan pokok (Sembako) seperti beras, teligu, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya disantroni perampok pada siang bolong, Sabtu (10/12).

Toko yang sekaligus dijadikan tempat tinggal yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, diketahui bernama Sri Jaya milik Swiyono Siswanto (50) warga Surabaya. Bahkan, Swiyono pemilik toko tersebut diikat dan dianiaya oleh perampok tersebut. (duc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.