Mayat Itu Diduga Korban Pembunuhan

kotatuban.com – Laki-laki yang tewas di ladang jagung Dusun Tobo, Desa Tobo, Kecamatan Merakurak, Kamis (13/2), diduga adalah pencuri kayu jati. Selain itu, korban tewas diduga adalah korban pembunuhan.

Setelah dilakukan penyelidikan ternyata korban tewas tersebut bernama Subekan (35), warga Desa Tobo, Kecamatan Merakurak. Lelaki ini diduga tewas dibunuh saat perjalanan pulang membawa kayu hasil curian. Namun, hingga kini polisi masih mencari petunjuk pelaku yang telah menghabisi nyawa korban.

Bekas penebangan kayu jati yang diduga dilakukan korban
Bekas penebangan kayu jati yang diduga dilakukan korban

”Dugaan sementara korban adalah pencuri kayu jati, dan korban tewas akibat tindakan pembunuhan,” ungkap Kapolsek Merakurak, AKP Benu Hamzah, kepada kotatuban.com usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurutnya, ada satu pohon kayu jati yang dicuri korban di petak 19 Resort Pemangku Hutan (RPH) Gaji, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Jatirogo. Kemudian satu pohon tersebut dipotong menjadi tiga bagian. ”Satu batang ada di sebelah mayat, satu lagi ada di tengah ladang jagung, dan satu di lokasi pencurian belum sempat dibawa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Benu mengatakan, berdasarkan analisis polisi, pelaku penebangan kayu itu diduga berjumlah lebih dari 1 orang. Hal ini berdasarkan petunjuk yang ada, seperti, serbuk kayu yang dihasilkan dari penebangan terdapat di 2 sudut berbeda. Namun, polisi kini masih mencari tahu siapa rekan korban saat mencuri kayu jati.

”Kalau satu orang, serbuknya hanya di satu sudut. Jadi dipastikan penggergajian dilakukan dua orang,” ungkap kepada sejumlah wartawan.

Dia mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan korban hingga berakhir dengan pembunuhan tersebut diperkirakan terjadi Rabu (12/2) malam . Sementara, luka pada tubuh korban hanya lebam di mata bagian kiri. Namun darah keluar dari lubang hidung dan telinga. ”Kunci pengungkapan kasus pembunuhan ini berada pada rekan korban saat mencuri kayu. Untuk itu kita mencari tahu identitas rekan korban tersebut,” pungkasnya. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.