Minimalisir Penjarahan Polisi Dikerahkan Jaga Hutan

kotatuban.com – Perhutani meminta bantuan keamanan kepada petugas kepolisian untuk mengamankan hutan. Pasalnya, saat ini kasus penjarahan kayu jati masih sangat rawan di wilayah Kabupaten Tuban. Bahkan, para penjarah tersebut tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan kepada petugas Perhutani yang sedang berjaga.

Bahkan, biasanya para penjarah kayu tersebut bekerja secara berkelompok, dan setiap kelompoknya beranggotakan puluhan orang. Sehingga,

Bekas-bekas penjarahan di hutan
Bekas-bekas penjarahan di hutan

dengan kondisi kerawanan tersebut, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban sudah mulai ikut melakukan pengamanan di kawasan hutan jati yang berada di wilayah KPH Jatirogo.

”Penjagaan ini sesuai dengan permohonan bantuan pengamanan dari pihak Perhutani KPH Jatirogo, dan kita tindak lanjuti. Saat ini kita sudah melakukan penjagaan bersama dengan Polsus Perhutan,” terang Kabag Ops Polres Tuban Kompol Suhartono, saat dikonfirmasi kotatuban.com, Kamis (6/2).

Menurutnya, jika pengamanan di kawasan hutan jati tersebut juga dibantu dari BKPH Dikir, Kecamatan Tambakboyo. Selain itu, penjagaan tersebut juga dari anggota dari Polsek sekitar wilayah tersebut. ”Untuk sementara ini masih dari anggota Polsek rayon dan kita bantu dari anggota Polres Tuban. Nanti kalau memang sangat dibutuhkan akan kita minta bantuan Brimob untuk melakukan pengamanan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kabag Ops mengatakan, biasanya penjarahan terjadi pada malam hingga menjelang pagi hari. Sehingga, untuk mencegah hal itu petugas ditempatkan di sekitar hutan dan sebagian melakukan patroli berkeliling keliling hutan secara periodik beberapa jam sekali. ”Kita akan terus melakukan peningkatan pengamanan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Khususnya kita tingkatkan pengamanan pada malam hari,” pungkasnya. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.