Pencuri Nekat Embat Kotak Amal Masjid

kotatuban.com – Seorang pemuda nekad mencuri uang yang ada di kotak amal Majid Rohmad, Jalan Diponegoro, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban. Pemuda tersebut nekat mencuri uang yang ada didalam masjid lantaran uangnya akan digunakan berfoya-foya.
Pemuda yang nekad mencuri uang amal tersebut diketahui berinisial AR (22) warga Desa Semanding RT 1 RW 3, Kecamatan Semanding. Pemuda yang bekerja disalah satu optik yang ada di Kecamatan Semanding tersebut mengaku baru pertama kali ini melakukan pencurian.
”Menurut pengakuan pelaku, dia melakukan pecurian ini baru yang pertama kali. Dan uangnya akan digunakan untuk senang-senang,” ujar, Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suindayati, Selasa (01/08).
Menurutnya, penangkapan pelaku pencurian kota amal tersebut berawal dari kecurigaan satpam yang bernama Sutoyo saat berjaga di masjid tersebut. Satpam itu curiga lantaran pintu masjid terbuka, padahal sebelumnya tertutup. dan belum memasuki waktu duhur.
”Merasa curiga satpam tersebut kemudian memeriksa kedalam masjid dan mendapati ada seseorang yang sedang mengambil uang kotak amal masjid dg cara membuka dan merusak kotak amal,” ungkapnya.
Mengetahui perbuatannya diketahui satpam, pelaku langsung melarikan diri. Kemudian satpam yang dibantu salah satu warga yang ada ditempat tersebut melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku.
”Kemudian satpam itu setelah melakukan penangkapan terhadap pelaku langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota,” tandasnya.
Kemudian petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa kotak amal beserta uang yang ada didalamnya sebesar Rp 552.000. Selain itu, juga mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Terpisah menurut, Sutoyo, satpam masjid yang melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian kotak amal tersebut, awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Kemudian pelaku diintrogasi dan diperlihatkan rekaman CCTV yang ada di masjid tersebut pelaku baru mengakui perbuatannya.
”Saat kita tangkap dan kita introgasi sepertinya pelaku sedang mabok,” pungkasnya.
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban