Tahun Baru Polres Amankan 131 Motor Tak Standart

Kapolres Tuban saat melihat salah seorang pemilik motor yang tengah mengganti ban tidak standart
Kapolres Tuban saat melihat salah seorang pemilik motor yang tengah mengganti ban tidak standart

kotatuban.com-Markas Polres Tuban  mendadak jadi bengkel montir dadakan yang sebagian besar adalah pemilik kendaraan kenalpot brong (kenalpot suara keras) yang ditilang petugas saat  merayakan malam pergantian tahun baru.

Dalam pemgamanan perayaan malam tahun baru, petugas keamanan sengaja melakukan tindak tilang bagi pemilik kendaraan dengan membawa kendaraan mereka ke kantor polisi.

Selanjutnya kendaraan yang sudah ditilang baru boleh diambil oleh pemiliknya setelah motor yang tidak standart itu dilengkapi dengan perlengkapan standrt di Mapolres Tuban.

“Memang kita sengaja menindak tilang kendaraanya bukan surat atau SIM pengguna kendaraan yang menggunakan kendaraan tidak standart. Tujuan kami agar kendaraan yang tidak standart itu tidak digunakan lagi,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi, Kamis (2/1) .

Dalam pengamanan malam tahun baru kemarin, petugas menilang sedikitnya 131 motor tidak standart, seperti  penggunakan ban kecil, aksesotir tidak standart, spion tidak standart dan kendaraan protolan. Dari jumlah tersebut sebanyak  116 motor diataranya dengan kenalpot brong (bersuara keras). Seluruh kendaran yang sudah dilengkapi dengan perlengkapan aslinya akan dikembalikan kepada para pemilik dan digantikan dengan SIM maupun STNK sebagai barang bukti pelanggaran saat mengikuti sidang pengadilan.

“Kalau sudah dikembalikan ke standartnya baru kita kembalikan dan diganti STNK maupun SIM, kalau belum standart ya belum boleh diambil,” tegas Kapolres.

Di halaman belakang mapolres nampak sejumlah pemuda membawa kenalpot asli  kendaraan, ban beserta velg motor untuk dipasang pada kendaraan yang tidak standart. Seperti yang dilakukan Muhammad Rouf (22) asal Kecamatan Tambakboyo. Pemuda berperawakan tinggi tersebut mengaku menyesal merubah kenalpot kendaraanya menggunakan kenalpot brong. Sebab setelah di tilang di terminal lama saat perayaan tahun baru, dia dan adiknya terpaksa menumpang truk pengangkut barang untuk pulang.

” Kemarin ikut-ikutan saja, malah kena tilang, ahirnya pulang nebeng truk, sudah begitu sekarang malah harus mengganti di sini,”  cerita Rouf sambil memasang kembali kenalpot motor miliknya. (kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.