Tuban Masih Rawan Tindakan Kriminal

kotatuban.com – Kabupaten Tuban masih bisa dibilang rawan indakan kriminal. Hal ini terbukti masih banyaknya tersangka yang berhasil diamankan Polres Tuban selama Operasi Semeru selama 10 hari mulai tanggal 10 hingga 20 Desember 2017 lalu.
Pada Operasi Semeru Polres Tuban berhasil mengamankan 104 orang dari 98 kasus. Hal itu diungkap Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR di Mapolres Tuban, Sabtu (30/12).
”Selama Operasi Sikat Semeru kita mengamankan 104 orang dari 98 kasus yang diungkap,” terang Kapolres Tuban.
Jumlah kasus yang diungkap di wilayah hukum Kabupaten Tuban itu masih didominasi kasus premanisme dengan diungkap 46 kasus, dan diamankan 51 orang. Selanjutnya, perkara minuman keras (Miras) sebanyak 38 kasus yang diungkap dengan 38 tersangka.
”Barang bukti yang kita amankan seperti 1.098 liter arak siap edar, 55 botol berisi arak jadi dengan total 82,2 liter, 200 liter baceman atau bahan baku arak, dan beberapa alat untuk memproduksi arak,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk penyalahgunaan obat terlarang pil karnopen ada 2 kasus dengan dua tersangka. Barang bukti yang diamankan 707 butir pil karnopen dan Rp 300 ribu uang hasil penjualan. Kasus senjata tajam ada 1 kasus dengan diamankan satu tersangka, dan sebilah sajam berupa bendo.
”Curanmor ada satu kasus yang berhasil diungkap dengan satu tersangka. Satu unit sepeda motor diamankan sebagai barang bukti untuk pengembangan kasus,” beber Kapolres Tuban.
Lebih lanjut, pada kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) diungkap 5 kasus dengan 5 tersangka. Pencurian dengan pemberatan (curat) ada 5 kasus dengan 4 tersangka yang terlibat dibeberapa lokasi berbeda.
”Barang bukti curat yang diamankan ada 21 zak gabah basah, satu unit mobil L300, sepeda motor, dan sajam,” ujar perwira polisi kelahiran Makasar tersebut.
Kapolres menambahkan selama operasi sikat semeru itu dengan sasaran curas, curat, curanmor, penyalahgunaan senjata tajam, miras, narkoba, dan premanisme. Hasilnya kasus premanisme masih mendominasi dengan diamankan 51 orang yang merupakan warga Kabupaten Tuban.
”Setelah premanisme, ada Kasus arak yang berada di wilayah Kecamatan Semanding ada 38 kasus. Selanjutnya, barang bukti dari produksi arak itu dalam waktu dekat akan kita musnahkan,” pungkasnya. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban