Intensitas Hujan Rendah, Alamat Gagal Panen

kotatuban.com– Petani jagung di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tuban,  mulai resah akibat hujan belum turun hingga hari ini. Mereka kawatir tanaman jagung mereka yang baru berumur sekitar satu setengah bulan mati akibat tidak mendapatkan pasokan air cukup.

“Ini mestinya sudah memupuk dua kali, soalnya sudah mulai bertongkol dan berbunga,” ujar Kamar (50), seorang petani jaguung di Kecamatan Montong,

Menurut Kamar, sudah tiga pekan ini hujan sudah tidak lagi turun, akibatnya tanaman jagung yang ditanamnya pada awal musim penghujan lalu tersebut tumbuh tidak maksimal dan banyak yang kerdil. Sebagian lainnya malah sudah dicabut untuk makanan ternah lantaran tidak dapat tumbuh maksimal.

“Jagung mestinya sudah sedada, tapi ini baru sepinggang, sebagian juga sudah dicabut buat makan ternak,” terang Kamar.

Akibat kekurangan air, tanaman jagung tidak dapat tumbuh maksimal.
Akibat kekurangan air, tanaman jagung tidak dapat tumbuh maksimal.

Berdasarkan pantauan kotatuban.com,  di beberapa sentra pertanian, tanaman jagung milik petani mulai nampak menguning, sebagian juga telah kering dan diprediksi tidak akan bertongkol atau keluar jagung lantaran tidak cukup mendapatkan pasokan air. Jika kondisi ini berlanjut, dipastikan akan terjadi gagal panen.

“Meski tidak semuanya, kalau ada hujan mungin bisa diselamatkan, tapi kalau tidak ada hujan minggu ini jagung pasti mati,” keluh Kamar.

Terpisah, Nanang Kosim (50), petani lain di lahan tegalan Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Tuban, juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut Nanang, hujan di daerahnya juga tidak turun dalam beberapa minggu ini. Meski sempat beberapa kali gerimis, namun itu masih belum mampu mencukupi kebutuhan air bagi tanamannya.

“Kalau daerah Temaji beberapa kali gerimis, tapi masih belum membasahi tanahnya. Mestinya saat mulai bertongkol pasokan air harus cukup, kalau seperti ini tongkol jagung tidak dapat besar dan hasilnya kecil-kecil” ungkap Nanang.

Keluhan yang sama juga dialami para petani di beberapa kecamatan di Tuban. Menurut mereka, jika dalam beberapa hari ini belum juga turun hujan dengan intensitas yang cukup, diprediksi bahwa produksi jagung tahun ini bakal turun dibanding tahun lalu. (Kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban