Kasatpol PP Bantah Anggotanya Keroyok Mahasiswa

Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto
Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto

kotatuban.com –  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tuban, Heri Muharwanto, membantah bahwa anggotanya telah melakukan pengeroyokan kepada  dua mahasiswa usai menyalakan petasan pada Minggu (12/07) malam.

”Nggak, tidak ada itu pengeroyokan yang dilakukan anggota,” ujar Heri Muharwanto kepada kotatuban.com melalui ponselnya, Rabu (15/07).

Menurutnya, kronologis kejadiannya, saat itu anggota Satpol PP Tuban yang tengah patroli melihat ada dua pemuda menyalakan petasan. Padahal, shalat tarawih di Masjid Agung belum selesai. Kebetulan juga, petasan tersebut meledak sangat dekat dengan mobil anggota Satpol PP yang patroli.

”Kan tidak pantas, menyalakan petasan saat ada tarawih, itu kan mengganggu kekusukan jamaah. Dan kita sudah larang hal ini sejak dari awal puasa,” ungkapnya.

Kemudian, anggota Satpol PP yang melihat itu mengejar dua pemuda yang mengendarai motor tersebut. Kemudian anggota langsung mengamankan ke kantor untuk dimintai keterangan kenapa menyalakan petasan.

”Kalau dipanggil ke kantor iya, tetapi kalau dikeroyok ndak ada itu,” tuturnya.

Lebih lanjut Heri mengatakan, pemanggilan di kantor dilakukan untuk memberikan pembinaan kepada dua pemuda ini. Serta meminta untuk tidak mengulanginya lagi. Malam itu, dia mengaku ada sekitar 20 anggota yang berjaga, tetapi yang mengamankan dua pemuda ini sekitar 5 sampai 6 petugas.

”Malam itu memang ada 20 yang berjaga, tetapi yang mengamankan pemuda ini ada 5 sampai 6 petugas. Kemudian dibawa ke kantor untuk dibina,” kata Heri.

Sebelumnya, Ardiansyah Rizki (22) warga Kelurahan Doromukti Kecamatan Tuban dan Wijanarko (22), warga Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, mengaku menjadi korban pengeroyokan anggota Satpol PP Tuban karena mereka menyalakan petasan di Alun-alun Tuban. (duc)

 

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban