Mahalnya Harga Daging Sapi Diduga Permainan Oknum Pedagang

image
Kepala Bidang Peternakan Dispertan Tuban, Pipih Diah Larasati

kotatuban.com-Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Tuban, pastikan masih tingginya harga daging sapi bukan akibat keterbatasan pasokan daging sapi atau minimnya populasi sapi di daerah Tuban. Tapi, ulah dari oknum pedagang.

Kepala Bidang Peternakan Dispertan Tuban, Pipih Diah Larasati, mengatakan, mahalnya daging sapi yang kerap di kaitkan dengan pembatasan impor dan pajak pertambahan nilai. Sebenarnya hal itu tidak mempengaruhi kondisi harga daging di Tuban. Hanya saja kondisi itu dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang yang sengaja menaikan harga daging untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak.

“Sebenarnya Kabupaten Tuban tidak akan terpengaruh, sebab daerah kita ini daerah pemasok sapi, bukan sebaliknya, mendatangkan sapi. Jadi tidak logis jika impor sapi mempengaruhi harga di sini,” terang Pipin, Selasa (02/02).

Dijelaskan Pipin, jika pedagang daging mengatakan rugi, sebenarnya tidak mungkin. Sebab yang sebenarnya menanggung kerugian adalah peternak. Hanya saja pedagang daging sapi ini tidak mau untungnya berkurang, sehingga menjual daging dengan harga cukup tinggi.

“Harga daging sapi kualitas super masih dijual antara Rp110.000 hingga Rp 120.000 per kilo. Sebenarnya jika pedagang tidak mengambil untug teralu banyak harga bisa sedikit lebih murah, sebab ditingkat peternak harga masih sama,” terang Pipin.

Adapun populasi sapi dikabupaten Tuban menurut data Dinas Pertanian dan Peternakan masih cukup tinggi yakni 324.295 ekor sapi. Dengan jumlah tersebut, setiap bulan Kabupaten Tuban dapat mengirim atau menjadi pemasok sapi untuk kebutuhan daerah lain rata-rata 1.000 ekor per bulan.

“Populasi kita masih aman, dan setiap bulan rata-rata Tuban mampu mengirim hingga 1000 ekor sapi. Tentunya kami juga terus berupaya menjaga populasi sapi dalam daerah dengan berbagai program ketahanan dan kelestarian,”  papar Kepala Bidang Peternakan itu.

Diberitakan sebelumnya, harga daging sapi di pasar Baru Tuban Jalan Gajahmada, dijual dengan harga Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Sulitnya mendapatkan daging sapi dari tingkat peternak menjadi salah satu alasan kenaikan harga daging sapi, selain disebabkan pasar nasional yag juga tren kenaikan harga bahan pangan kaya protein tersebut. (kim)

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban