‎LKNU Launching TB CEPAT Bersama USAID

image

kotatuban.com – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Tuban melaunching kegiatan TB (Tuberkulosis) CEPAT (Community Empowerment Of People Against Tubercolosis). Kegiatan untuk membrantas penyakit TB tersebut digelar di gedung Korpri Tuban, Rabu (11/02).

Ketua LKNU Kabupaten Tuban, Miftahul Munir dalam sambutannya mengungkapkan,Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit yang mematikan dan cepat penularannya. Namun, di Tuban sendiri dari banyak kasus yang ditemukan, tingkat penyembuhannya terbilang bagus yaitu 96 persen.

”Program TB CEPAT ADALAH kerjasama antara USAID sebuah Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika dengan Kementrian Kesehatan RI dan dilaksanakan oleh tiga organisasi mitra Indonesia yaitu Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) dan Katolik Roma Keuskupan Timika (RCD),” terangnya.

Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, LKNU Tuban telah memiliki 60 Kader yang siap untuk mensukseskan pengurangan angka pengidap TB di Tuban dengan jalan meningkatkan kesadaran tentang TB. ”Selain itu juga mendukung pasien TB dalam mencapai akses seluas-luasnya, untuk layanan diagnosis dan pengobatan TB sedini mungkin dan berkualitas, melalui pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda menyatakan bahwa Kesehatan di Tuban selalu mengalami perkembangan yang bagus, hal ini ditandai dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang selalu meningkat. Dalam menanggulangi penyakit menular semisal TB, Bupati berharap peran serta masyarakat yang lebih di tingkatkan. Indonesia tercatat menjadi nomor tiga dengan penderita TB di dunia, hal ini harus menjadi peringatan bersama dan dijadikan kewaspadaan.

”Kita sebagai Insan, makhluk Tuhan Yang Maha Esa, manusia dituntut untuk membangun sebuah keharmonisan yang dapat dicapai dengan saling peduli antar sesamanya. Kepedulian ini salah satunya dapat dilakukan dengan empati terhadap orang yang sakit,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.