HIV AIDS Turun, 6 Penderita Meninggal

wpid-img_20141211_234639.jpgkotatuban.com-Penutupan lokalisasi yang ada di Kabupaten Tuban dua tahun lalu rupanya membawa perubahan dan dampak cukup besar bagi kabupaten yang berjuluk Bumi Wali tersebut. Sebab, selain menurunya angka prostitusi dan penyakit masyarakat, penutupan lokalisasi juga telah menekan angka HIV AIDS yang hampir setiap tahun merenggut jiwa penderitanya.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Saiful Hadi, angka pemderita HIV tahun 2014 mengalami penurunan cukup signifikan dari tahun sebelumnya. Penurunan angka HIV itu diprediksi dampak langkah tegas Pemerintah Tuban menutup lokalisasi di Bumi Wali Tuban.

“Alhamdulillah, tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumny. Dari data yang ada, penderita dari latar belakang pekerja seks itu yang jumlahnya turun,” ungkap Saiful Hadi.

Saiful menjelaskan, penderita HIV AIDS hingga Desember 2014 sebanyak 186 penderita, sedangkan pada tahun sebelumnya mencapai 200 penderita lebih. Dari jumlah penderita tahun ini, sebanyak 6 orang penderita dilaporkan meninggal dunia.

“Dari penderita yang ada, enam meninggal dunia, dan baru saja minggu ini satu meninggal,” terang Saiful.

Dari jumlah pemderita yang meninggal itu, lanjut Saiful rupanya bukan seluruhnya pekerja seks, melainkan warga biasa yang tertular oleh suami atau istri yang kemungkinan tertular oleh penderita HIV dari orang lain.

“Kalau sekarang, kebanyakan penderita justru bukan dengan latar belakang PSK, namun warga biasa. Dan yang baru meninggal dunia juga warga biasa, tapi punya kebiasaan buruk gonta-ganti pasangan,” lanjut mantan kepala Puskesmas Jatirogo itu.

Sejauh ini, pemerintah melalui Dinas Kesehatan juga terus melakukan sosialisasi bahaya HIV AIDS yang dilaksanakan dengan sosialisasi kesehatan reproduksi dan kenakalan remaja, karena keduanya masih berkaitan dengan AIDS.

“Sosialisasi juga terus kami lakukan , utamanya bagi usia muda dan sekolah. Karena mereka yang berusia remaja itu rentan dengan kenakalan yang tidak sedikit arahnya ke sesk bebas dan narkoba, itu juga dapat memicu HIV AIDS,” pungkas Saiful. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.