Pancaroba, Waspadai Gangguan DB

Nyamuk penyebar DB
Nyamuk penyebar DB

kotatuban.com-Pemerintah Kabupaten Tuban menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit yang kerap menyerang saat musim pancaroba (perubahan musim) seperti sekarang ini, salah satunya adalah demam berdarah. Peralihan musim penghujan menuju kemarau hampir sama dengan kemarau kemusim hujan, siklus tersebut cukup berpotensi penyebaran penyakit melalui nyamuk.

“Pada saat peralihan musim penghujan menuju musim kemarau masyarakat Tuban harus waspada terhadap penyakit, khususnya demam berdarah. Sebab penyakit tersebut dapat mengancam siapapun dilingkungan tertentu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Senin, dr. Saiful Hadi (4/8).

Menurutnya, penyakit tersebut rawan terjadi lantaran perkembangbiakan nyamuk, terutama digenangan air sisa musim hujan yang kadang masih terjadi. Bahkan, untuk daerah yang padat penduduk, penyebaran nya

sangat mudah terjadi. Untuk itu, pihaknya juga meminta masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Biasanya tempat yang padat penduduknya rawan terkena demam berdarah, seperti Tuban kota, Semanding, Palang, Jatirogo dan Bancar. Wilayah itulah yang penduduknya terhitung padat. Sehingga masyarakatnya perlu mewaspadai adanya penyakit demam berdarah,” sambungnya.

Disampaikan Saiful, selain demam bedarah, pada musim pancaroba ada beberapa gangguan kesehatan yang juga patut diwaspadai, seperti Influenza, tipus dan diare. Deretan penyakit tersebut biasanya akan muncul ketika terjadi peralihan musim penghujan menuju kemarau.

“Agar terhindar dari deretan pemyakit tersebut, masyarakat harus bisa mejaga kesehatan, mengkonsumsi makanan yang sehat, jangan makan dan minum disembarang tempat serta menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, jika ada yang sudah terserang penyakit tersebut segera rujuk ke rumah sakit atau puskesmas terdekat,”  papar Kepala Dinas Kesehatan.(kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.