Potongan Kaki di Pantai Sugihwaras Milik Pasien Diabetes

kotatuban.com – Terungkap fakta baru terkait penemuan anggota tubuh manusia berupa potongan kaki sebelah kiri di pantai sebelah  timur jembatan Dasin, tepatnya di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu, pada Kamis malam (28/06) lalu.
Dipastikan bahwa potongan kaki sebelah kiri yang ditemukan itu milik salah satu pasien rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban yang menderita sakit diabetes. Sehingga, kaki pasien tersebut harus diamputasi.
Pasien diketahui berusia 60 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Plumpang. Ia sudah sekitar satu tahun menderita penyakit diabetes. Karena kakinya terlanjur busuk, sehingga harus diamputasi oleh medis.
“Potongan kaki yang ditemukan di pantai milik pasien rumah sakit yang mengalami sakit diabetes, dan pasien telah menjalani operasi amputasi,” kata AKP Elis Suedayati, Kapolsek Jenu, Polres Tuban, Sabtu (30/06).
Lebih lanjut Elis mengatakan, bahwa pasien menjalani operasi amputasi pada hari Rabu siang, (27/06), sekitar pukul 10.00 Wib. Setelah itu, potongan kaki kiri bekas amputasi dengan panjang sekitar 21 cm diserahkan kepada pihak keluarga.
“Sama pihak keluarga, potongan kaki bekas amputasi bukan dikubur, tetapi dibuang di laut. Karena kepercayaan dari keluarga, jika dibuang di laut penyakit yang diderita pasien bisa cepat sembuh,” jelas AKP Elis didampingi pihak keluarga pasien di Mapolsek Jenu.
Setelah dibuang dilaut, selang beberapa waktu potongan kaki itu terserat ombak air laut sampai berada ditepi pantai. Hingga akhirnya potongan kaki bekas amputasi itu ditemukan warga di tepi pantai dilokasi kejadian.
“Potongan kaki bekas amputasi terseret ombak, dan ditemukan warga di tepi pantai. Sehingga penemuan potongan kaki itu dipastikan bukan korban mutilasi,” tegas AKP Elis mantan Kasubbag Humas Polres Tuban.
Sementara itu, Sugeng Wahono, penasehat hukum pihak pasien, mengatakan setelah ini potongan kaki bekas amputasi akan di kubur. “Pihak keluarga sepakat nantinya akan dikubur,” jelasnya. (duc)
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban