Warning ! Chikungunya Teror Warga Tuban

kotatuban.com – Masyarakat diminta waspada dengan penyakit Chikungunya. Sebab, sudah ada 29 warga di kabupaten ini yang sudah terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegtpti ini.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban juga menghimbau agar warga masyarakat menggiatkan kembali kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekitar. Hal itu penting agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Sesuai data Dinas Kesehatan Tuban, wilayah yang sudah terjangkit Chikungunya itu ada di Dusun Juwiri, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.  Wilayah ini berjarak lima kilometer dari Kota Tuban.

“Kami sudah mengambil tindakan cepat saat pertama kali diketahui terjangkit. Wilayah ini sudah kami fogging keesokan harinya untuk mencegah penyebaran penyakit,”  tegas Kepala Dinkes Kabupaten Tuban Syaiful Hadi, Rabu (29/1).

Ditambahkan, temuan Chikungunya di Dusun Juwiri sangat mengejutkan Dinkes Tuban, sebab, selama ini di Tuban tidak ditemukan adanya penyakit tersebut.  Kasus chikungunya di Tuban terakhir terjadi pada 2011 lalu. “Itupun terjadi di wilayah perbatasan Tuban-Bojonegoro,” kata Syaiful.

Saat itu, lanjut Syaiful, penyakit Chikungunya menular ke Tuban karena wilayah perbatasan di Bojonegoro sudah lebih dulu terjangkit.

Sedangkan untuk saat ini, ia menduga penyakit dibawa oleh nyamuk Aedes Aegtpti yang hinggap di kendaraan-kendaraan luar kota yang melintasi wilayah itu.  “Dugaan kami karena itu, sebab aktivitas kendaraan-kendaraan luar kota sering melintasi kawasan ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, Syaiful meminta warga Tuban agar tenang, sebab penyakit ini tidak akan menimbulkan kematian. Penyakit ini hanya membuat penderitanya mengalami nyeri, dan demam tinggi akibat gigitan nyamuk itu. “Upaya yang paling bagus untuk pencegahan ya kebersihan lingkungan tetap dijaga,” imbuh Syaiful. (ros)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.