Haul Sunan Bonang Sejumlah Jalan Ditutup

image
Jalan menuju Aloon-Aloon Tuban sementara ditutup untuk kendaraan

kotatuban.com – Menjelang perayaan puncak haul Sunan Bonang, Kamis (05/11) malam. beberapa ruas jalan akses menuju Aloon-Aloon Tuban ditutup. Jalan yang ditutup antara lain Jalan KH Mustain, Jalan Veteran, Jalan RM Suryo, dan Jalan Sunan Bonang.

Ditutupnya jalan akses menuju ke Aloon-Aloon Tuban tersebut otomatis kendaraan baik roda empat maupun roda dua tidak bisa menuju Aloon-Alooun. Sedangkan,  untuk masyarakat yang akan ke Aloon-Aloon atau ziarah ke Makam Sunan Bonang harus berjalan kaki.

”Ya, akses jalan menuju Aloon-Aloon sudah kita tutup sejak pagi tadi. Karena di jalan-jalan menuju Aloon-Aloon telah penuh dengan tenda-tenda atau lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL),” terang salah satu anggota polisi kepada kotatuban.com saat melakukan penjagaan lalulintas di perempatan Jalan KH Mustain.

Sementara itu, salah satu peziarah Makam Sunan Bonang, Darminto (34) warga Kabupaten Rembang Jawa Tengah mengatakan, dirinya berserta rombongan harus berjalan kaki untuk bisa mencapai makam Sunan Bonang. Pasalnya, akses jalan sudah banyak yang ditutup sehingga kendaraannya tidak bisa parkir didekan area makam.

”Kendaraan saya tadi parkir agak jauh, saya parkir di Jalan Ronggolawe. Sehingga, untuk ke makam Sunan Bonang harus berjalan kaki yang jaraknya ya lumayan jauh,” ungkapnya.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan haul Akbar Sunan Bonang sudah dimulai sejak hari Selasa (27/10) yang lalu dengan agenda pertemuan Alim ‘Ulama se – Kabupaten Tuban di Masjid Astana Makam Sunan Bonang. Selanjutnya pada Minggu (01/11) kegiatan Tahtimul Qur’an bin Nadhor di seluruh masjid dan mushola se – Kecamatan Tuban. Kemudian pada Rabu (04/11) Tahtimul Qur’an bil Ghoib di masjid dan mushola se – Kecamatan Tuban. Dan pada malam harinya dilangsungkan pagelaran Hadrah ISHARI se – Jawa Timur dengan pembacaan Maulid Barzanji.

Sedangkan acara puncak haul Akbar Sunan Bonang dengan pengajian umum di Aloon–Aloon kota Tuban dengan pembicara KH. Agus Mashuri dari Sidoarjo dan Habib Umar Muthohar dari Semarang, pada Kamis malam Jum’at Wage (05/11). (duc)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban