Kurang Air Tanaman Tadah Hujan Mulai Layu

image
Tanaman padi lahan tadab hujan mulai kekurangan air

kotatuban.com-Pertanian di lahan tadah hujan mulai layu. Sebab, hujan sudah sangat jarang turun, sehingga tidak mendapatkan pasokan air.

Pantauan kotatuban.com di sepanjang jalan penghubung Kecamatan Montong dan Merakurak, tanaman jagung milik petani di Dusun Koro, Desa Pongpongan, dan Tuwiriwetan,  Kecamatan Merakurak serta Kecamatan Montong mulai layu. Sebagian juga sudah menguning lantaran tidak adanya pasokan air yang memadai. Begitu juga lahan pertanian di Kecamatan Kerek, Seperti Desa Winong dan Padasan.

Ahmad, seorang petani warga Desa Pucangan Kecamata Montong, mengungkapkan,  jika dalam waktu dekat lahan pertanian tidak mendapatkan pasokan air cukup, lahan pertanian terancam gagal panen.  Pasalnya,  sebagian lahan sudah mengering, lantaran sudah tiga pekan terakhir hujan tidak mengguyur kawasan tersebut.

“Sudah tidak hujan cukup lama. Akibatnya tanaman layu karwna kekurangan air,” kata Ahmad, Senin (18/01).

Menurut Ahmad, lahan padi miliknya sudah mulai kering. Tanaman yang sudah berusia sekitar satu bulan belum menunjukan perkembangan signifikan lantaran minimnya persediaan air.

Sebagian petani di desa itu hanya bisa pasrah, menunggu hujan turun. Sebab jika mengandalkan sumur bor yang ada, akan menambah ongkos produksi cukup besar.

“Sumur bor ada,  tapi mahal kalau pengairan pakai cara itu,” terang petani padi itu.

Sementara itu, Kepala Desa Pucangan, Santiko membenarkan jika sebagian besar lahan pertanian di desanya sudah mulai kering. Tidak hanya lahan tegalan atau ladang, bahkan lahan persawahan juga sudah kering lantaran hujan belum turun.

“Sudah kering sebagian besar, kecuali lahan yang mendapatkan pengairan dari sumur-sumur bor, tetapi tidak semuanya karena biayanya juga cukup mahal,”  terang Kepala Desa itu.

Dijlasakan Santiko, dari 171 lahan persawanhan dan 501 tegalan atau ladang,  hanya sebagian kecil yang diprediksi gagal panen, sebab 95 persenya masih cukup baik.

“Yang subur masih 95 persen, semoga hujan segera turun agar petani tidak terlalu sulit dan tidak harus mengelurkan biaya tambahan untuk pengairan lahan pertanian mereka,” pungkas Kepala Desa Pucangan itu. (kim)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban