Lahan Pertanian “Dicaplok” Perusahaan Puluhan Petani Demo

Petani saat datangi balai desa
Petani saat datangi balai desa

kotatuban.com – Puluhan petani Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, melakukan aksi demonstrasi di kantor desa setempat, Senin (18/05). Warga melakukan protes, sebab, tanah negara yang selama ini dikerjakan untuk lahan pertanian kini dipagari oleh keberadaan PT Kwalita Prima Jaya Sakti asal Surabaya tersebut.

Warga meminta aktivitas dari perusahaan tersebut untuk dihentikan dan meninggalkan tanah tersebut. Sebab, dengan adanya aktivitas itu, warga yang selama ini menggarap tanah tersebut kehilangan pekerjaannya.

”Kami datang ke sini ingin melakukan musyawarah dengan kepala desa. Kami ingin pihak desa menghentikan aktivitas PT Kwalita Prima yang telah memasang pagar di lahan TN yang selama ini digarap petani,” terang,  Jasmani (45), salah satu warga yang melakukan aksi itu.

Menurutnya, ada sekitar 65 orang petani yang menggarap tanah negara itu sejak tahun 1981 sampai sekarang. Terus akhir-akhir ini pihak PT Kwalita Prima menebangi tanaman yang ditanam warga dan mulai memagari tanah.

”Tanah yang digunakan perusahaan itu sekitar 25 hektar,” tandasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut puluhan warga ditemui Camat Bancar Murtadji. Menurutnya, pihaknya akan menampung dan menyelesaikan aspirasi warga tersebut. Selain itu, dia juga akan meminta perusahaan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan itu.

”Kita coba selesaikan secara kekeluargaan, jangan sampai terjadi kekerasan. Singga tidak sampai ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya. (duc)

 

 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban