‎Tewaskan Dua Orang, Sopir Bus Resmi Ditahan

image

kotatuban.com – Pengemudi bus pariwisata PO Arjuna nopol AA 1661 CW yang dirusak oleh massa di jalan Tuban-Surabaya KM 20 Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, yang menewaskan dua warga atas nama Nyarmi dan Henik resmi ditahan oleh Polres Tuban.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pengemudi bus pariwisata yang bernama Anton Yulianto (52), warga Desa Lesan Puro, Kecamatan Kedung Kandang, Kabupaten Malang tersebut dia mengakui kelaliannya. Saat peristiwa kecelakaan itu kendaraan bus yang dia kemudikan melaju dengan kecepatan tinggi.

”Memang saat itu sopir bus mengakui  berjalan dengan kecepatan tinggi, sekitar kecepatan 80 kilometer perjam. Makanya korban terseret sampai jauh hingga beberapa ratus meter,” terang, Kasat Lantas Polres Tuban AKP Muhammad Faqih, Selasa (06/01).

Menurutnya, dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dengan kecelakaan bus pariwisata yang menewaskan dua orang tersebut kendaraan bus tidak mendahului kendaraan apapun. Pasalnya kondisi arus lalu lintas jalan pantura Tuban saat itu dalam keadaan sepi. ”Saat itu memang kondisi jalan sedang dalam kondisi sepi,” tandasnya.

Dalam pemeriksaan pengemudi dari bus pariwisata yang dirusak ratusan warga desa tersebut mengaku sudah diperingatkan oleh kernetnya kalau ada sepeda motor di depannya. Namun, karena jarak terlalu dekat dengan kondisi berjalan dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan tidak bisa terhindarkan.

”Posisi sepeda motor dengan bus berjalan searah. Karena kecepatan tinggi bus tidak langsung ngerem mendadak, jadinya sepeda motor korban terseret,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Sabtu 04 Januari 2015 kemarin, bus pariwisata PO Arjuna nopol AA 1661 CW di rusak ratusan warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban karena menabrak sepeda motor Vario nopol S 2096 EC di jalur Pantura Tuban Desa Penidon, Kecamatan Plumpang. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.