136 Hektar Lahan Tambang di Tuban Tak Berizin

kotatuban.com – Sekitar 136 hektar lahan tambang batu kumbung yang berada di wilayah Kabupaten Tuban tidak berizin. Lahan tersebut terdapat di 27 lokasi dan terdapat di 4 kecamatan. Yakni, Kecamatan Merakurak, Semanding, Grabakan, dan Kecamatan Tambakboyo. Selain itu, ada beberapa puluh hektar di Kecamatan Palang yang merupakan tanah negara (TN)

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tuban, Hery Prasetiyo
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tuban, Hery Prasetiyo

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tuban, Hery Prasetiyo saat ditemui kotatuban.com, Selasa (4/2) diruang kerjanya mengungkapkan, untuk menertibkan lahan tambang batu kumbung yang berada di wilayah Tuban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengajukan wilayah pertambangan rakyat (WPR) kepada Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

”Saat ini kita baru menyusun berkas-berkas untuk pengajuan izin pertambangan rakyat. Dan pertengahan tahun ini sudah bisa kami ajukan kepada Kementrian ESDM. Akhir tahun ini izin tersebut sudah bisa keluar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hery mengatakan, setelah izin WPR dari Kementrian ESDM turun diharapkan masyarakat yang menambang batu kumbung diharapkan dapat mengurus perizinan. Sehingga, masyarakat menambang secara legal. ”Jika masyarakat menambang secara legalkan daerah juga dapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kegiatan tambang batu kumbung tersebut,” tandasnya.

Menurutnya, jika tambang batu kumbung tersebut sudah menjadi legal. Mekanisme atau tata cara menambang yang baik juga akan diajarkan oleh Dinas Pertambangan kepada masyarakat penambang. Pasalnya, saat ini penambang jika menambang kumbung belum memperhatikan sisi keamanan dan lingkungannya. ”Kalau saat ini kami belum bisa memberikan bimbingan kepada penambang, karena tambangnya juga masih ilegal,” pungkasnya. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.