50 Persen Penduduk Tuban Tak Miliki Akte Kelahiran

Joni Martoyo, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tuban
Joni Martoyo, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tuban

kotatuban.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban mencatat sekitar 50 persen dari sekitar satu juta penduduk Tuban belum memiliki akte kelahiran. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa dokumen kependudukan tersebut kurang penting.

”Kesadaran masyarakat untuk mengurus akte kelahiran itu masih kurang. Karena sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa akte kelahiran itu tidak penting,” terang Kepala Disdukcapil Kabupaten Tuban, Joni Martoyo saat dikonfirmasi kotatuban.com, Senin (30/06).

Lebih lanjut, Joni mengatakan, padahal akte kelahiran itu sangat penting kegunaannya. Saat anak memasuki dunia sekolah membutuhkan akte kelahiran. Selain itu, untuk mengurus dokumen  pernikahan, mengurus visa juga harus melampirkan akte kelahiran.

”Biasanya, masyarakat itu jika memerlukan akte kelahiran baru mengurus dokumen tersebut. Seperti saat orang mau nikah atau akan pergi haji atau umroh baru mereka mengurus akte kelahiran,” ungkap mantan Kepala Humas dan Media Kabupaten Tuban tersebut.

Padahal, lanjut Joni, pengurusan dokumen kependudukan termasuk akte kelahiran saat ini sudah dipermudah. Selain itu, masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan tidak dipungut biaya alias gratis.

”Saat ini untuk mengurus akte kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya juga cepat. Jika persyaratannya lengkap satu hari juga sudah jadi. Bahkan, kami mendatangi penduduk untuk mempermudah masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan,” pungkasnya. (duc)

 

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.