Ansor Siap Gandeng FPI untuk Bersihkan Miras di Tuban

image
Petugas kecele saat razia Arak

kotatuban.com – Operasi minuman keras (Miras) yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Tuban, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban, lagi-lagi bocor. Hal tersebut membuat GP Ansor Kabupaten Tuban geram.
GP Ansor Tuban siap mendatangkan dan menggandeng organisasi Front Pembela Islam (FPI) untuk membersihkan Arak dari Bumi Wali ini.

”Jika operasi arak yang dilakukan petugas kerap bocor, kami siap bertindak sendiri untuk membersihkan barang haram tersebut. Kami juga akan menggandeng organisasi lain untuk memberantas Arak ini, seperti pemuda Muhammadiyah, dan bisa juga FPI,” tegas Wakil Ketua GP Ansor Tuban, Khoirul Huda, saat ditemui kotatuban.com, Selasa (09/10).

Diberikan sebelumnya, operasi penggerebekan pabrik minuman keras (Miras) jenis Arak yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Tuban, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban, diduga bocor.

Pantauan kotatuban.com di lapangan, petugas gabungan mendatangi sebuah rumah yang diduga sebagai tempat untuk memproduksi arak di Dusun Janten, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, yang diketahui rumah tersebut milik Jasminto.

Namun, dari rumah Jasminto yang diduga sebagai tempat untuk memproduksi arak tersebut petugas gabungan tidak menemukan apa-apa, baik peralatan untuk membuat arak, maupun bahan baku untuk pembuat arak. Sehingga, petugas gabungan langsung balik kanan dengan tangan hampa.

Selanjutnya, petugas gabungan mendatangi sebuah gudang yang ada di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, dan gudang tersebut diketahui milik Edi. Dari gudang tersebut petugas juga tidak menemukan apapun, yang ada hanya tembok yang telah dihancurkan bekas untuk pendingin. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.