Awas, Amukan Puting Beliung

Kepala BPBD Tuban Joko Ludiono
Kepala BPBD Tuban Joko Ludiono

kotatuban.com-Memasuki pergantian musim kemarau ke musim hujan tahun ini, Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban intruksikan warga mewaspadai potensi puting beliung. Ada kemungkinan puting beliung terjadi awal musim penghujan ini, terutama wilayah yang  berada dibawah perbukitan selatan.

“Potensi puting beliung berpeluang muncul saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan, begitu Juga sebaiknya,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiono.

Joko mengatakan, wilayah di Kabupaten Tuban yang berpotensi angin puting beliung diantaranya, Kecamatan Widang, Semanding, Merakurak, Rengel, Montong, Singgahan, Jatirogo, Bancar Kerek dan Kecamatan Palang.

“Wilayah tersebut berpotensi diterjang angin puting beliung, dan sudah masuk dalam maping (pemetaan/catatan) peta bencana kami, ” kata Joko.

Dijelaskan, wilayah perbukitan juga menjadi wilayah paling berpotensi puting beliung. Sebab, angin yang bertiup akan menghantam dinding perbukitan kemudian berbalik arah. Sementara itu, angin yang berasal dari arah berlawanan (arah sebelumnya) akan memicu tabrakan angin yang kemudian membuat pusaran angin (puting beliung).

“Inilah yang kemudian menciptakan angin puting beliung, makanya daerah perbukitan seperti, Montong, Semanding itu cukup rawan. Secara geografis beberapa wilayah berada di perbukitan kapur,” terang Joko.

Disampaikan, puting beliung terjadi ditandai dengan munculnya awan Columbus,  yang kemudian disusul dengan angin ribut (angin kencang) disertai petir dan hujan lebat.

“Saat gejala-gejala itu muncul, kami himbau kepada masyarakat yang berada di wilayah potensi, segera mencari tempat yang lebih aman. Hindari berada di bawah pohon besar apalagi yang sudah berusia tua,” himbau Joko.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiupan angin telah merobohkan pagar Puskesmas Montong sepanjang kurang lebih 15 meter, dan menerbangkan sejumlah atap asbes Puskesmas tersebut. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.