Banjir, Petani Diminta Asuransikan Tanamannya

Petani saat panen padi
Petani saat panen padi

kotatuban.com – Petani di Kabupaten Tuban yang akan menanam padi di bulan Oktober hingga Desember dihimbau mengasuransikan tanaman mereka, mengingat potensi banjir yang terjadi pada musim hujan tahun ini.

“Kami menghimbau petani mengamankan usaha pertanian mereka, dengan ikut asuransi,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertaninan dan Peternakan, Kabupaten Tuban, Suparno, Rabu (11/10).

Dijelaskan Suparno, dengan ikut asuransi petani tidak perlu khawatir jika terjadi musibah yang menimpa lahan pertanian mereka. Sebab pihak asuransi akan memberikan pertanggungan.

“Asuransi itu dapat dilakukan petani melalui petugas dan UPTD Pertanianj di masing-masing kecamatan atau PPL. Nanti akan diteruskan ke dinas kemudan ke pihak asuransi Jasindo,” terang Suparno.

Disampaikan Suparno, hingga saat ini baru sekitar 7.000 petani di Kabupaten Tuban yang mengasuransikan lahan pertanian mereka. Padahal pemerintah pusat sudah memberikan subsidi sebesar Rp144.000 per hektar dari total premi yang harus dibayarkan petani. Dengan begitu para petani hanya perlu membayar Rp36.000 saja per hektar.

Dengan asuransi tersebut, jika padi mengalami kegagalan disebabkan musibah banjir, maka akan mendapatkan klaim asuransi sebesar Rp3.000.000 per hektar.

“Ini sangat bermanfaat, apalagi sudah disubsidi, jika tidak diasuransi kegagalan itu bisa jadi tanggungan kita sendiri,” katanya. (kim)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.