BBM Mahal Nelayan Libur Melaut

kotatuban.com-Sebagian besar nelayan pesisir pantai utara Kabupaten Tuban terpaksa tidak melaut menyusul adanya kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Rp2.000 per liter. Kenikan harga tersebut membuat para nelayan memilih libur beberapa waktu untuk mengumpulkan dana agar dapat melaut seperti biasa.

Nelayan pilih parkir perahu
Nelayan pilih parkir perahu

“Sementara libur dulu mas, membetulkan jaring dan peralatan melaut, sambil menunggu harga ikan membaik,” ujar salah satu nelayan warga Kradenan, Palang,  Ahmad, Rabu (19/11).

Menurut Ahmad, tingginya harga BBM jenis solar saat ini, membuat biaya melaut tidak sebanding dengan harga ikan dipasaran yang masih terlalu rendah. Sementara jika harga ikan dinaikkan konsumen masih enggan membeli.

Kenaikan harga BBM diakui sangat memberatkan para nelayan terutama mereka yang melaut menggunakan perahu kecil (tradisional). Sebab, selama ini mereka masih kesulitan mendapatkan ikan lantaran cuaca buruk masih sering terjadi. Dalam sekali melaut, mereka hanya mendapatkan maksimal 15 kilo gram tangkapan ikan, itupun tidak pasti karena sesekali mereka juga kembali tanpa hasil.

“Satu musim ini saja cuaca sering tidak bersahabat, sekarang ganti masalah BBM naik, ya ini nasib orang kecil mas,” keluh Ahmad.

Senada dengan Ahmad, nelayan lain bernama Sirwano mengaku, tangkapan ikan ang mereka dapat itu sebenarnya masih cukup, namun sangat mepet jika kemudian dikurangi dengan biayaya melaut yang cukup tinggi. Belum lagi hasil para nelayan biasanya jugaa dibagi dengan rekan satu perahu.

“Kalau perahu kecil kadang dua sampai tiga orang ya mepet sekali mas. Sebenarnya bisa, kalau harga ikan naik, tapi konsumennya tidak mau,” katanya.

Para nelayan berharap, pemerintah memberikan kebijakan khusus bagi nelayan. Setidaknya dengan memberikan kompensasi untuk pembelian solar khusus nelayan. “Harusnya ada kompensasi untuk nelayan,” harap Sirwano. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.