Berawal dari Coba-coba Malah Juara

Wika saat berlatih
Wika saat berlatih

kotatuban.com-Bermula dari ajakan teman dann coba-coba latihan memanah, Wika Asnunik malah berhasil menyabet medali diberbagai kejuaraan panahan junior, baik tingkat regional maupun nasional.

Wika, panggilan akrab Wika Asnunik, asal Desa Tuwirikulon, Kecamatan Merakurak,  Kabupaten Tuban, biasanya latihan ketrampilan memanahnya di lapangan belakang Sekolah Luar Biasa (SLB) Tuban bersama dengan teman sesama atlet. Ketekunan dan kerja keras berlatih membawa gadis 16 tahun itu meraih kesuksesan. Berbagai kejuaraan panahan junior baik tingkat propinsi maupun nasional diikutinya dan mengharumkan nama Kabupaten Tuban.

Hobi memanah anak pertama dari pasangan Warsito dan Minarsih ini bukan sejak kecil, Wika awalnya hanya diajak oleh teman satu sekolah dan guru olahraganya, saat dia masih duduk dibangku kelas 3 SMP. Karena belum menjadi atlet Wikabelajar memanah menggunakan busur panah dari pipa paralon.

“Awalnya diajak teman dan dorongan guru olahraga saya, dulu ya ikut-ikutan saja mas,” ujar Wika di temui kotatuban.com disela latihan memanahnya.

Pipa paralon menjadi pengalaman pertamanya Wika saat belajar memanah di Tuban. Dengan bahan plastik itulah, Wika yang saat itu masih awam dengan panahan pertamakali melepaskan anak panahnya menggunakan busur. Setelah terbiasa, dirinya baru berlatih menggunakan busur panah dengan bahan kayu. Selanjutnya, Wika muli belajar dengan busur panah yang saat ini sering dia gunakan untuk lomba maupun latihan, yang umum digunakan para atlet.

”Sekarang sudah atlit ya pakai ini mas, memang awalnya harus begitu,” terang Wika sambil memegang alat panah yang digunakanya latihan.

Hingga saat ini,  siswi kelas 11 SMA itu telah berhasil mengoleksi sejumlah medali, dari berbagai tingkat kejuaraan, diantaranya juara porprov 2012 dengan 1 emas dan 1 perunggu, Kejurnas antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP),  dengan membawa pulang  1 perunggu,  Kejurda di Pasuruan 1 perak dan 1 perunggu, Kejurda Junior 8 emas dan 1 perak serta Surabaya open 1 perak.

Sementara itu, gadis yang bercita-cita menjadi polwan ini terus berlatih dan mengasah kemampuannya, agar siap saat ditunjuk untuk mengikuti kejuaraan selanjutnya.

“Ini sedang persiapan untuk kejuaraan di Popda mas, mungkin Sebtember mendatang,” imbuh Wika. (kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.