BPBD Mulai Siapkan Tenda Pengungsian

kotatuban.com – Badan PenanggulanganBencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mulai didirikan tenda pengungsia di halaman kantor Kecamatan Rengel. Jika terjadi arus pengungsian korban banjir luapan Bengawan Solo langsung biaa ditempati. 

Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, tenda itu mulai disiapkan hari ini setelah ketinggian air kembali meningkat. Selain tenda pengungsi, BPBD  dan para relawan bencana juga menyiapkan dapur umum untuk keperluan logistik bagi para pengungsi.

“Kita mulai bangun tenda ini mengingat air bengawan solo naik lagi sejak kemarin,” kata Joko Ludiyono saat ditemui di lokasi pengungsian, Rabu, (30/11).

Meski tenda sudah dibangun dan disiapkan,  sampai hari ini belum ada warga Kecamatan Rengel yang mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan di rumah masing-masing untuk menunggui harta benda mereka.

“Belum ada yang mengungsi, namun, sudah kami siapkan seluruh logistiknya, teremasuk keperluan mandi, cuci dan makanan, jika sewaktu-waktu warga ini bersedia mengungsi,” jelas Joko.

Sementara itu, Camat Rengel, M Mahmud,  mengatakan, Kecamatan Rengel terdapat 17 desa, dari jumlah itu 14 desa dantaranya terdampak luapan sungai Bengawan Solo. Selain pemukiman dan akses jalan, luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa ini juga merendam tanaman padi seluas kurang lebih 14.000 hektar yang berusia antara satu hingga dua bulan.

“Kecamatan ini hampir seluruh desanya terdampak, selain rumah penduduk dan akses jalan, banjir juga merendam lahan pertanian kurang lebih 14.000 hektar,” terang Camat Rengel M Mahmud. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.