Bupati Diminta Tindak Oknum Peminta Upeti Pabrik Arak

image
Petugas saat amankan puluhan drum arak

kotatuban.com– Bupati tuban Fathul Huda diminta tindak tegas oknum petugas yang meminta upeti atau pungutan liar (pungli) kepada pemilik pabrik arak maupun PSK dan mucikari. Sehingga, keberadaan arak mapun tindak kemaksiatan lainnya tidak pernah hilang dari Bumi Wali, karena ada oknum petugas yang bermain-main.

“Kami berharap Pemkab Tuban segera melakukan tindakan tegas pada oknum yang minta upeti pada pemilik pabrik arak itu,” terang salah seorang melalui SMS yang dibacakan saat pengajian Sabtu pagi di mushola, komplek pendapa Krida Manunggal Tuban, Sabtu (27/11).

Dalam kesempatan itu, Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto langsung menepis adanya oknum petugas yang melakukan pungli pada pengusaha arak, muciakar atau PSK di Tuban. Bahkan, jika ada anak buahnya yang melakukan bakal ditindak tegas.

“Kami tidak akan kompromi dengan kemaksiatan di Tuban dan kami tegaskan tidak akan ada anak buah kami yang akan bermain-main dalam masalah itu,” tegas Heri Muharwanto.

Dugaan adanya oknum petugas yang bermain-main dalam upaya pemberantasan arak di Tuban sebetulnya bukan isapan jempol saja. Meski semua pabrik arak di wilayah Kecamatan Semanding yang menjadi sentra arak di Tuban sudah ditutup, namun,  petugas masih saja menemukan ratusan liter arak saat razia.

Bahkan, Bupati Tuban Fathul Huda dalam berbagai kesempatan juga sempat mengeluh masih  ditemukannya pabrik arak yang beroperasi di Tuban. Padahal, pihaknya suah secara tegas agar pabrik arak di Tuban ditutup, karena melanggar aturan.

“Saya sendiri juga heran, alamat dan pemiliknya juga sudah ada, tapi, kok masih saja ada pabrik arak di Tuban yang beroperasi dan tidak bisa ditindak,” terang Bupati Tuban Fathul Huda saat penutupan Sekolah Jurnalistik Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban beberapa waktu lalu. (ros)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.