Coblosan, Pasar dan Lalin Sepi

kotatuban.com-Pemandangan berbeda nampak di pasar tradisional Desa Margomulyo Kecamatan, Kerek, Tuban, bersamaan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg), Rabu (9/4). Jika biasanya pasar yang berada di Jalan Raya Kerek Montong itu padat oleh aktifitas pedagang dan pembeli hingga tumpah ke jalan, pagi tadi hanya terlihat beberapa pedagang yang masih  berjualan.

Coblosan, pasar lengang
Coblosan, pasar lengang

Menurut Hasim (48) salah seorang pedagang di Pasar Desa Margomulyo, pedagang memang banyak yang memilih untuk tidak berjualan pada hari libur Pemilu 2014, selain itu karena hari ini adalah pencoblosan, banyak warga yang memilih mencoblos dari pada berdagang. “Saya nyoblos nanti saja mas, jualan dulu. Tapi ini kok sepi sekali,” kata Hasim.

Pantauan kotatuban.com di lapangan, hanya beberapa kios pedagang yang buka, itupun yang berada di luar atau sisi jalan, sementara kios lain yang berada didalam pasar tertutup rapat dan di gembok oleh pemiliknya. “Yang di dalam malah tutup semua mas, tidak ada yang buka satupun, penjual pakaian, penjual perabotan dan kebutuhan lainya juga tutup,” sebut Hasim.

Hal serupa juga nampak di jalur pantura Tuban. Kondisi arus lalu lintas yang biasa ramai di sepanjang jalur tersebut nampak lenggang tidak ada kendaraan besar yang melintas, baik bus penumpang maupun truk barang. Berbeda dengan hari-hari biasa, meskipun  hari libur tanggal merah, jalur Pantura Tuban tetap  padat dengan kendaraan berat.

“Hari ini sepi sekali mas jalannya, mungkin truk-truk besar pada libur karena ada coblosan hari ini,” ujar Mutaqin, salah seorang warga yang tinggal di jalan Tuban-Surabaya, Kecamatan Widang, Tuban.

Sesekali, kendaraan melintas adalah warga lokal, yang melakukan aktifitas keseharian mereka. Sementara, bus penumpang nampak melompong tanpa penumpang kecuali sopir dan dua kondekturnya.

“Yang banyak cuman kendaraan pribadi mas, ada beberapa truk yang lewat tapi truk lokal. Tadi saya lewat dari Babat sampai Tuban tidak sampai ketemu truk barang yang lewat,” terang warga lain bernama Sumali.

Jumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura Tuban sejak pagi tadi masih sangat sepi. Petugas kepolisian mencatat, rata-rata kendaraan yang melintas kurang dari 10 kendaraan per menit.

“Sepi mas bis saja kosong,” kata seorang petugas lalulintas di Pos lalulintas pantai Boom Tuban. (kim)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.