Denda Dibebaskan Pemilik Kendaraan Padati Samsat

kotatuban.com-Sejak pemberlakuan bebas denda  Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pemilik kendaraan yang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)-nya mati, ramai-rami menyuratkan kendaraannya.

Pemilik kendaraan tengah padati Samsat
Pemilik kendaraan tengah padati Samsat

Terhitung sejak 1 Desember lalu, saat pemerintah Provinsi  Jawa Timur memberlakukan bebas denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan, Kantor Sistem  Administrasi Manungal Satu Atap (Samsat) Kabuaten Tuban, warga yang akan melakukan registrasi (membayar pajak), kendaraan membludak.

Data yang berhasil dihimpun kotatuban.com, kenaikan jumlah wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraanya mencapai 50persen dibanding sebelumnya. Jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat penerapan bebas denda itu belum sepekan ini berlangsung.

“Masyarakat yang datang mulai ramai, per hari antara 200 sampai-300 kendaraan yang dilakukan regrestrasi pajaknya,” kata IPDA Sony Suhartanto, Kanit Rek Iden Sat Lantas Polres Tuban.

Menurut Sony, pembebasan denda pajak (pemutihan) sudah berlangsung mulai 1 Desember lalu dan berahir 27 Februari mendatang. Diperkirakan pada mingggu-minggu berikutnya pembayaran pajak kendaraan akan terus meningkat.

Meski jumlah pengurusan pajak kendaraan mengalami peningkatan, namun, pihaknya tidak akan menambah jumlah anggota di Kantor Samsat. Sebab penerapan sistem pembayaran walking thru  (pembayaran pajak berjalan) sudah cukup efektif.

“Kita akan memaksimalkan jumlah anggota di Samsat saja, saya percaya bahwa pelayanan tidak akan terkendala,” tegasnya.

Sony berharap kepada masyarakat Tuban, jika kendaraannya yang mati pajaknya agar segera melakukan pengurusan karena ada momentum pemutihan.

“Kami berharap agar masyarakat tidak malas mengurus kendaraannya yang mati pajaknya. Mumpung ada pemutihan,” ibuh Sony. (kim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.