Diduga Balas Dendam Remaja Tewas Dibakar

Warga Gaji saat demo di DPRD Tuban
Warga Gaji saat demo di DPRD Tuban

kotatuban.com – Motif pembunuhan yang dilakukan oleh empat pemuda terhadap Ahmad Gilang Ramadan (17) warga asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, di Dusun Pangklangan, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, pada Jumat (22/07) lalu ternyata bermotif balas dendam.

Ketiga pelaku pelaku pembunuhan sadis tersebut kini telah berhasil mendekam ditahanan Mapolres Tuban. Tiga pelaku tersebut bernama  Sigit (26) warga Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Aris Afrian Fajar (22) warga Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, dan Sandi Purnawan (24), warga desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak. Kemudian satu tersangka menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres berinisial R alias Jliteng.

”Ketiga pelaku pembunuhan telah kita tangkap dan satu pelaku DPO Polres Tuban,” terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad Jumat (28/07).

Peristiwa maut tersebut bermula pada Kamis (21/07), sekitar pukul 22.00 Wib. Saat itu, korban janjian bertemu dengan empat pelaku di salah satu warung kopi di Jalan Manunggal. Dilokasi itu sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban. Lantaran korban tidak mengaku kalau dirinya menjadi informan polisi dalam penangkapan adik tersangka Sigit. Adik tersangka  ditangkap Polisi karena kasus penganiayaan terhadap warga Tuban.

Merasa emosi terhadap korban yang tidak mengaku atas tuduhan pelaku itu. Selanjutnya, korban diajak keliling Tuban dengan menggunakan sepada motor dan berhenti di area persawahan di Dusun Pangklangan, Desa Mandirejo.

Saat disitulah, korban diajak duel oleh Sigit dan disaksikan tiga pelaku yang lain. Ternyata, Sigit kalah duel dengan korban dan pelaku yang lain ikut membantu, serta Sigit mengelurakan sebuah pisau lipat. Korban akhirnya ditusuk beberapa kali oleh pelaku hingga tubuhnya berlumuran darah dan korban sempat melarikan diri dipersawaan itu.

Para pelaku selanjutnya mengejar korban hingga akhirnya tertangkap, dan dibakar dengan menggunakan bensin yang telah disiapkan. ”Korban ditusuk tersangka sebanyak empat kali menggunakan pisau lipat. Mengenai bagian dada dan punggung korban, selanjutnya korban disiram bensin dan dibakar,” jelas Kapolres Tuban.

Setelah dibakar, lanjut Kapolres mengatakan, bahwa korban ditinggal dengan kondisi luka serius akibat luka tusukan dan bakar. Kemudian korban di tolong oleh pencari ikan yang saat itu mengetahui korban dalam kondisi tak berdaya. ”Korban pertama kali ditemukan pencari ikan di persawahan tempat kejadian, dan dilaporkan ke Polsek Merakurak,” pungkasnya. (duc)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.