Diduga Depresi, Pemuda Tewas Gantung Diri

Beberapa tetangga mengunjungi rumah korban
Beberapa tetangga mengunjungi rumah korban

kotatuban.com – Diduga sedang depresi, seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pemuda warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban tersebut gantung diri di kamar rumahnya, Kamis (10/07) malam.

Pemuda nekat gantung diri tersebut diketahui berinisial Ar (28). Pria lajang tersebut diduga memendam masalah pribadi hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pertama kali, jenazah korban, ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya pada sekitar pukul 17:00 Wib.
”Sepertinya dia ada masalah pribadi, hingga nekat bunuh diri seperti itu,” jelas Fandi (23), salah satu teman akrab korban, saat ditemui kotatuban.com ketika berada dilokasi kejadian.
Lebih lanjut, Fandi mengatakan, kalau sudah beberapa hari ini korban terlihat murung dan sedang dilanda masalah. Bahkan pagi tadi, korban yang kebetulan non muslim ini menghubungi dirinya dan ingin minum kopi di kedai kopi miliknya.
”Bahkan, tadi pagi dia sempat melakukan BlackBerry Meseger (BBM) saya, katanya lagi sumpek dan ingin minum kopi. Namun, saya balas kalau siang kedai kopi milik saya tutup karena bulan puasa,” jelas Fandi.
Masih menurut Fandi, bahkan tidak hanya itu saja, korban sempat berpamitan dengan semua temannya sembari menuliskan status di Blackberry miliknya dengan kata-kata “Maafin semua kesalahanku”. ”Ini dia sempat menulis status di BBM maafin semua kesalahanku. Status ini ditulis siang tadi,” kata Fandi sambil memperlihatkan ponsel miliknya.
Sementara itu, salah satu orang dekat korban juga mengtakan kalau korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk beli racun tikus. Tetapi permintaan itu tidak dipenuhi oleh ibunya. ”Ibunya tidak mengasih uang untuk beli racun tikus kepada korban. Karena tidak biasanya korban bersikap seperti itu,” pungkasnya. (duc) 
Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.