Diduga Pesugihan, Rusa Drakula Gegerkan Warga Karanglo

Rusa yang ditangkap warga
Rusa yang ditangkap warga

kotatuban.com-Warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, digegerkaan dengan penangkapan seekor rusa yang diduga sebagai rusa jejadian untuk pesugihan. Rusa yang sering berkeliaran di pemukiman warga pada malam hari itu memiliki taring, sehingga, dianggap aneh dan tak lazim. Bahkan, warga menyebutnya rusa drakula.

Menurut Saptono (40), warga yang menangkap rusa itu, mala Jumat tiga hari sebelum ditangkap warga, sejumlah warga termasuk dirinya sudah melihat binatang tersebut. Namun, dirinya tidak mengetahui jika binatang yang diketahui di tengah malam itu rusa.

“Saya pikir itu kambing warga yang lepas. Setelah saya dekati ternyata seekor rusa,” terang Saptono.

Dikatakan, banyak warga yang menduga jika rusa berkelamin jantan tersebut adalah rusa jadi-jadian. Sebab rusa yang ditangkap bersama warga di sekitar sekolah Desa Karanglo tersebut memiliki gigi taring, seperti gigi anjing.

“Tidak mau berprasangka dulu mas, tapi menurut orang tua itu memang jadi-jadian, soalnya rusa itu giginya seperti kambing tidak ada siungnya (taring), tapi, rusa ini malah ada taringnya” jelas Saptono.

Alasan rusa tersebut merupakan mahluk jadi-jadian juga diperkuat oleh keterangan warga lainya yang menyatakan, daerah Karanglo cukup jauh dari hutan, apalagi saat ini keberadaan rusa liar diperkirakan sangat tidak mungkin.

“Rusa dari mana toh mas, disini gak ada hutan, paling ya jadi-jadian, itu juga ada siungnya malah gak mungkin rusa beneran, ” terang Yanto warga lain yang berada di lokasi.

Sementara ini, rusa tersebut diikat warga disebuah pohon mangga untuk dijadikan tontonan. Ratusan warga nampak padat disekitar rusa untuk menyaksikan dari dekat.

Untuk diketahui, sebelum ditangkap dan akhirnya diikat oleh warga, rusa tersebut pertamakali diketahui sekelompok siswa madrasah, tidak lama kemudian rusa itu menjadi bulan-bulanan warga dan akhirnya ditangkap serta diamankan. (kim)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.