Diduga Tidak Independen, PPL Terancam Dipecat

87Panwaskotatuban.com-Anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Pileg 2014  M Mudzakir (51) asal Desa Suwalan Kecamatan Jenu, Tuban terancam dipecat. Pasalnya, PPL Desa Suwalan ini diduga tidak independen dalam menjalankan tugasnya.

Panwaskab Tuban telah memanggil yang bersangkutan atas keterlibatannya dalam acara pengajian bersama Fanani caleg Partai Gerindra Dapil IV (Jenu, Tambakboyo, Bancar dan Jatirogo). Dalam pengajian di Desa Suwalan pada Desemeber lalu, anggota PPL desa tersesbut bertindak sebagai pembaca doa. Sementara, dalam arena pengajian itu Fanani bersama timnya malah membagiakan uang Rp 50 ribu bagi setiap jamaah pengajian tersebut. “Fanani sudah kamni periksa dan PPL kami juga diperiksa. Seharunya PPL tidak boleh terlibat dalam kegiatan caleg,” terang Divisi Penanganan dan Penindakan Pelanggaran Pemilu, Panwaskab Tuban, Edy Thoyibi, Sabtu (4/1).

Ditambahkan Edy, pemeriksaan anggotanya yang dilakukan secara tertutup itu setelah pengembangan kasus money politik yang dilakukan caleg Gerindra Fanani. Ditengarai PPL Desa Suwalan itu juga menerima uang pemberian Fanani. “Kami masih terus mendalami dan menelusuri informasi itu. Sejumlah saksi juga sudah kami mintai keterangan,” tambah Edy.

Edy menghimbau seluruh petugas Panwas disemua tingkatan, mulai desa hingga kabupaten agar tetap independen, tidak memihak apalagi terlibat sebagai tim sukses.” Kami menghimbau, seluruh panwas tetap independen dan tidak tepengaruh selama bertugas mensukseskan pemilu,” tandas Edy.

Hasil pemeriksaan maupun klarifikasi itu akan dibawa ke dalam sidang paripurna Panwaskab Tuban. Jika memang sidang memutuskan PPL kami terlibat akan diberikan sanksi tegas.” Kalau memang anggota kami terbukti tidak independen, bisa saja dipecat. Tapi, sanksi itu tergantung keputusan sidang paripurna, “ tegas Edy. (kim)

 

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.