Dinsos Tuban Belum Data PSK Eks Dolly Asal Tuban

Ilustrasi
Ilustrasi

kotatuban.com – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Tuban, belum mengetahui secara pasti keberadaan Pekerja Sek Komersial (PSK) eks Dolly Surabaya, pasca penutupan tempat prostitusi terbesar se Asia Tenggara tersebut beberapa hari yang lalu.

Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mohammad Nawawi, saat dikonfirmasi kotatuban.com, Rabu (25/06) mengungkapkan, bahwa data dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur ada 16 PSK yang berasal dari Tuban. Selain itu, Dinsos Jatim juga menginformasikan ke 16 PSK tersebut sudah kembali ke daerah asal. Namun, Dinsosnakertran Kabupaten Tuban belum memastikan kepulangan PSK eks Dolly tersebut.
”Kalau informasi dari Dinsos Jatim ke 16 PSK tersebut sudah pulang. Namun, kami belum mengecek kebenaran kepulangan PSK tersebut ke Tuban. Ya, akan secepatnya kita cek untuk memastikan kepulangannya,” kata Mohammad Nawawi.
Setelah itu, lanjut Nawawi, PSK dari lokalisasi Dolly yang berasal dari Tuban tersebut akan dilakukan pendataan. Selanjutnya, akan diberikan keterampilan sesuai dengan bakat dan minat mereka.
”Ya, nanti pekerja eks Dolly tersebut akan kami berikan keterampilan, yang suka menjahit akan kami ajari menjahit, yang suka rias atau salon juga akan kami ajarkan keterampilan untuk itu. Pokoknya kami siap memfasilitasi mereka,” tandas Mohammad Nawawi.
Menurut Mohammad Nawawi, keterampilan itu diberikan dengan harapan PSK eks Dolly tersebut tidak kembali lagi ke “lembah hitam”. Ke depan, mereka memperoleh pekerjaan yang lebih layak.
”Rata-rata mereka yang bekerja seperti itu karena terpaksa, dan mereka tidak memiliki keterampilan apa-apa. Sehingga, setelah diberikan keterampilan pasti mereka mau berusaha yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.