Gudang Polowijo Dilalap Jago Merah

Ilustrasi. Gudang terbakar
Ilustrasi. Gudang terbakar

kotatuban.com – Kobaran api membakar tumpukan limbah dari selep polowijo yang berada di Desa Cempokorejo, Kecamatan Palang, Senin (13/10) malam. Amukan jago merah tersebut membuat warga geger. Asap hitam mengepul muncul dari belakang gudang dan juga selep polowijo tersebut.

Dari informasi yang dihimpun kotatuban.com di lapangan kebakaran hebat yang melahap tumpukan limbah polowijo tersebut pertama kali muncul dari belakang gudang milik Sutiklan (39), yang berada di desa tersebut. Diduga api muncul akibat ada percikan api dari pembakaran yang berada tidak jauh dari tumpukan limbah tersebut.

”Apinya diketahui warga berasal dari belakang gudang, warga juga panik karena asapnya terlihat langsung membesar,” ujar salah satu warga yang ada di lokasi kejadian.

Mengetahui kejadian tersebut, sejumlah warga bersama dengan pekerja selep yang juga dijadikan sebagai gudang kacang dan jagung tersebut langsung berusaha menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam gudang. Termasuk puluhan karung kacang yang belum sempat diselep.

”Api membakar atap gudang bagian dan belakang gudang dengan sangat cepat. Warga kemudian langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Suyanto (32), yang merupakan perangkat desa tersebut.

Warga yang khawatir api semakin membesar dan merambat ke rumah-rumah warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, termasuk diesel pengairan sawah juga digunakan untuk memadamkan api. Selain itu, warga juga memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Untuk melakukan antisipasi dan memadamkan kebakaran limbah polowijo berupa kulit kacang dan juga kulit jagung itu sebanyak tiga mobil PMK Pemkab Tuban di terjunkan di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas PMK melakukan pembasahan di tumpukan limbah selep tersebut supaya tidak terbakar lagi. (duc)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.