HSNI Tuban Berharap, Permen PerikananTidak Memberatkan Nelayan

image

kotatuban.com-Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tuban berharap, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, (Permen) Nomor 2 Tahun 2015, Tentang Larangan Penggunaan Alat Tangkap Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Net) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia tidak memberatkan nelayan.

Ketua HSNI abpaten Tuban Faisol Rozi saat dikonfrirmasi kotatuban.com mengatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan tersebut, bahkan siap memberikan sosialisasi bagi nelayan di Kabupaten Tuban. Namun, kebijakan yang dikeluarkan menteri harus berpihak kepada nelayan.

 “Secara kelembagaan kami siap menyampaikan permen itu, namun Permen Perikanan ini jangan memberatkan  nelayan, itu saja harapan kami,” kata Faisol Rozi, Rabu (28/1).

Ketua HSNI Tuban itu menjelaskan, sejauh ini belum menerima edaran secara detail larangan penggunaan alat tangkap yang dimaksud dalam Permen Nomor 2 tahun 2015 itu apa saja, sehingga pihaknya juga masih menunggu sebelum mensosialisasikan kepada himpunan nelayan di Tuban.

“Kita tunggu saja edaranya seperti apa, yang jelas kami belum dapat menyimpulkan karena detail peralatan seperti apa yang dilarang belum kami terima,” terang Faisol.

 Faisol  menyampaikan, di Kabupaten Tuban sendiri tidak terlalu banyak yang menggunakan pukat, sehingga Permen tersebut tidak akan banyak berpengaruh. Namun begitu, Permen tersebut tetap harus disosialisasikan agar nelayan paham dan mengetahui apa larangan dan yang diperbolehkan.

“Perahu besar hanya ada di Palang dan Bancar. Kalau di wilayah Jenu dan kota (Tuban) tidak ada, semua perahu kecil,” katanya. (kim).

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.