IPM Kecam Israil Tuntut SBY Ambil Sikap

Peserta aksi kecam kekejaman Israil di Palestina
Peserta aksi kecam kekejaman Israil di Palestina

kotatuban.com-Kecaman terhadap kekejaman militer Israel tidak hanya datang dari kalangan ormas muslim dan mahasiswa. Sekelompok pelajar Sekolah Menengah Pertama  (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhamadiyah Tuban juga tidak ketinggalan memberikan kecaman keras terhadap kekejaman Israil di Palestina.

Selain mengecam tindakan Israel, dalam aksi tersebut juga disampaikan seruan kepada warga Tuban yang melintas di jalan Basuki Rahmat, tempat para pelajar menggelar aksi, agar ikut mendoakan warga palestin dan berempati atas musibah yang terjadi.

“Mari bapak ibu dan saudara umat muslim, mari kita semua berdoa untuk saudara kita di Palestin,” teriak Majid salah satu peserta aksi.

Tidak hanya diteriakan, kecaman terhadap Israel, yang di ikuti sekitar 100 siswa SMP dan SMA Muhamadyah itu juga dituangkan dalam aneka postrer bertuliskan doa dan harapan, serta membagikan selebaran kepada pengguna jalan.

Husnul, salah satu guru mengatakan, pemerintah Indonesia SBY-Budiono harus menentukan sikap, pemerintah Indonesia juga tidak boleh tingal diam melihat aksi yang sebenarnya tidak hanya kali ini saja terjadi.

“Pemerimtah SBY-Bodiono harus menyatakan sikap untuk menyerukan perdamaian dunia dengan cara mengirim angkatan perang untuk membantu palestin,” kata Husnul.

Selain meminta pemerintah Indonesia mereka juga meminta kepada PBB menyelesaian konglik yang terjadi agar warga sipil yang tak berdos tidak menjadi korban. “PBB harus mengirimkan angkatan militer ke Gaza dan memukul mundur tentara Israel,” sambung Husnul.

Setelahnpuas menyampaikan orasi di perempatan Jalan Basuki Rahmad – Jalan Diponegoro, mereka kembali ke sekolah mereka, di Jalan Gajahmada dengan berjalan kaki  sambil terus meneriakan perdamaian untuk Palestin. (kim)

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.