Kawal Logistik Pemilu, Polisi Bersenjata Lengkap

kotatuban.com – Distribusi logistik kebutuhan Pemilu Legeslatif  ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dikawal ketat petugas kepolisian dengan senjata lengkap.

Polisi saat kawal distribusi logistik Pemilu di Kecamatan Semanding
Polisi saat kawal distribusi logistik Pemilu di Kecamatan Semanding

“Pengawalan ketat itu untuk menghindari kerawanan saat pengiriman logistik,” terang Wakapolres Tuban Kompol Radiant, Senin (7/4).

Seperti yang terjadi saat petugas melakukan pengawalan logistik di wilayah Kecamatan Semanding. Sejumlah petugas kepolisian dari Polres Tuban dengan bersenjata laras panjang nampak berada di PPK Semanding, Tuban. Mereka melakukan penjagaan dan pengamanan pendistribusian logistik mulai dari kotak suara, surat suara dan lainnya.

“Ini kita lakukan pengaman dan pengawalan pendistribusian logistik dari PPK ke masing-masing desa. Sebelumnya proses pendistribusian dari KPU ke PPK juga sama kita lakukan pengawalan dengan ketat,” terang Kompol Radiant.

Menurut Waka Polres, dalam setiap pengiriman logistik Pemilu ke masing-masing desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban dikawal dua anggota kepolisian dari jajaran Polres Tuban. Pengawalan mulai dari proses pengangkutan sampai dengan proses penerimaan di masing-masing desa untuk mencegah kerawanan.

“Total anggota untuk pengamanan pemungutan suara di seluruh TPS sebanyak 601 anggota. Jadi untuk masing-masing desa sebanyak dua anggota,” lanjutnya.

Sementara itu, sejuah ini untuk tingkat kerawanan gangguan Pemilu Legislatif (Pileg) di wilayah Kabupaten Tuban masih terbilang aman dan belum ada indikasi kerawanan. Namun demikian, Waka Polres mengaku tetap melakukan berbagai langkah untuk antisipasi gangguan.

“Sampai sejauh ini masih aman dan tidak ada indikasi kerawanan. Tapi meski demikian kita tetap waspada untuk melakukan pengamanan secara maksimal,” pungkasnya. (ros)

 

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.