Kekurangan Pupuk Pemkab Dapat Ajukan Tambahan

image

kotatuban.com-Pemerintah Daerah (Pemda) dapat mengajukan tambahan alokasi (Realokasi) pupuk bersubsidi apabila stok pupuk masih kurang pada saat masa tanam berlangsung. Penambahan stok atau realokasi akan diambilkan dari stok (persediaan) pada bulan berikutnya. Namun, alokasi jatah pupuk disesuaikan dengan alokasi jatah dalam tahun tesebut.

Hal itu disampaikan Manager Humas PT Petrokimia Gresik (PKG), Yusuf Wibisono, saat dihubungi, Kamis (29/1).

Dicontohkan, jika pada bulan Januari saat musim tanam kekurangan pupuk maka kekurangan pupuk itu bisa diambilkan jatah bulan Pebruari, begitu seterusnya. Namun, tambahan itu tidak bisa melebihi jatah setahun.

“Kalau ada surat permintaan tambahan dari Dinas Pertanian, kami akan layani dengan mengambil jatah bulan berikutnya. Tapi, kalau tambahan alokasi pupuk satu tahun harus dari Kementerian Pertanian,” tandas Yusuf.

Diakui Yusuf, selama ini meski pemerintah daerah sudah menyerahkan data kebutuhan pupuk bersubsidi sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Tetapi masih banyak kebutuhan petani yang tidak tercukupi, lantaran banyak petani diluar kelompok tani, seperti penggarap lahan Perhutani ikut menyerap pupuk bersubsidi.

“Ini kemudian menimbulkan kekurangan pupuk, bahkan menimbulkan kelangkaan,” lanjut Yusuf.

Seperti diketahui, kelangkaan dan kekurangan pupuk kerap terjadi terutama di musim penghujan. Penyebabnya adalah alokasi pupuk yang semestinya untuk kelompok sesuai RDKK, juga dikonsumsi petani lain diluar kelompok yang umumnya menggarap lahan Perhutani. (kim).

 

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.