Kemarau, Hutan Jati Rawan Kebakaran

Kawasan hutan jati yang terbakar beberapa waktu lalu
Kawasan hutan jati yang terbakar beberapa waktu lalu

kotatuban.com – Dimusim kemarau hutan jati sangat rawan kebakaran. Pasalnya, rumput-rupat dan belukar yang berada disekitarnya kering. Seperti halnya yang terjadi pada hutan jati yang berada dikawasan Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, selama musim kemarau ini sudah tiga kali mengalami kebakaran.

Kebakaran hebat kembali terjadi di hutan jati yang masuk dalam wilayah KPH Tuban, Jumat (29/08). Sehingga, kebakaran hutan tersebut mengakibatkan puluhan hektar tanaman yang berada di kawasan hutan tersebut mati dan ludes dilalap si Jago Merah.
Dari informasi yang dihimpun kotatuban.com di lapangan, kebakaran hutan tersebut sudah terjadi sejak kemarin sore. Namun, sampai dengan hari ini api masih membesar dan membakar tanaman yang ada di hutan, dan belum ada upaya pemadaman dari pihak yang terkait.
”Kemarin pas saya lewat sudah kelihatan asapnya itu. Sampai sekarang apinya juga belum mati. Kelihatannya tambah membesar,” terang Yusti, salah satu warga yang melintas di sekitar hutan jati tersebut.
Kondisi dedauan yang kering dan banyaknya ranting serta tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat membesar. Sehingga, dalam sekejap saja api langsung menghanguskan hektaran tanaman yang ada di hutan milik Perhutani itu. ”Sampai saat ini saya juga belum melihat petugas yang berusaha memadamkan api tersebut,” ungkapnya.
Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran yang terjadi di kawasan hutan tersebut. Pasalnya, hampir setiap musim kemarau kawasan hutan itu selalu terbakar dan membuat tanaman yang masih kecil mati. ”Beberapa hari yang lalu tak jauh dari sini juga kebakaran mas,” pungkasnya. (duc)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.