Kerja Sekdes Tidak Bisa Maksimal

kotatuban.com – Keberadaan Sekertaris Desa (Sekdes) yang telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan diperbantukan di pemerintahan desa belum bisa maksimal untuk mengurusi aministrasi desa. Selain itu, kepala desa juga merasa repot dan tidak memiliki kuwenangan untuk memerintah Sekdes. Sebab, sekdes di bawah kendali camat, karena dia PNS. Bahkan, untuk absensinya saja harus di kecamatan. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab, kehadiran sekdes di balai desa lebih awal. Begitu juga saat pulang juga lebih dahulu, karena alasan harus absensi di kantor kecamatan.  Jadi, sekdes itu datng paling belakang, tapi, pulangnya paling awal.

Zuhri Ali, Ketua AKD Tuban
Zuhri Ali, Ketua AKD Tuban

Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Tuban, Muhammad Zuhri Ali kepada kotatuban.com, Rabu (12/2). Menurutnya, jika sistem yang mengatur Sekdes tidak segera dirubah dan diperbaiki, pemerintahan desa akan merasa kerepotan dalam memposisikan Sekdes.

”Seperti saat ini Sekdes koordinasinya berada langsung dibawah camat. Sehingga, kepala desa tidak memiliki wewenang apapun kepada seorang Sekdes. Hal ini mengakibatkan koordinasi kepala desa dengan Sekdes sulit,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Jetak, Kecamatan Montong tersebut.

Lebih lanjut Jojo panggilan akrab Muhammad Zuhri Ali mengatakan, selain itu, untuk saat ini kerja Sekdes belum bisa maksimal. Misalnya, seperti absensi Sekdes saat ini harus absensi di kantor kecamatan. Sehingga, Sekdes harus mundar-mandir untuk absensi. ”Ya, biasanya Sekdes berangkat ke kantor kecamatan hanya untuk absensi saja. Sedangkan ke kantor desa siang,” pungkasnya. (duc)

Print Friendly, PDF & Email

Direkomendasikan untukmu

About the Author: kotatuban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.